Di sisi lain, sang ibu hadir sebagai penopang emosional. Dukungan tanpa henti dari kedua orang tuanya itulah yang membuat Diva bisa bertahan, berjuang, dan akhirnya bersinar di Bangkok.
“Terima kasih untuk ayah. Dia sangat mendukung saya. Begitu juga mama. Mereka selalu mendukungku sampai di titik ini dan membantu aku untuk terus berjuang,” katanya dengan penuh rasa haru.
Tak lupa, apresiasi juga ditujukan untuk Fredrick Saputra, pelatihnya. Dedikasi sang pelatih dalam membimbing dirinya disebut Diva sebagai bagian tak terpisahkan dari kesuksesan ini.
“Terima kasih juga untuk pelatih, dia banyak bantu saya,” tutupnya.
Jadi, beginilah kisahnya. Sebuah medali emas yang berkilau, diukir bukan hanya oleh latihan keras seorang atlet, tetapi juga oleh cermatnya seorang pelatih dan, yang paling utama, oleh pondasi cinta dari sebuah keluarga.
Artikel Terkait
Marc Marquez Akui Kondisi Fisik Jadi Kendala Utama di Awal MotoGP 2026
Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026
Gattuso Mundur, FIGC Berguncang Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Pelatih Dewa United Ingatkan Ivar Jenner: Panggilan Timnas Bukan Akhir Segalanya