Pekan ke-19 Liga Inggris menyisakan kekecewaan untuk dua raksasa, Manchester United dan Chelsea. Keduanya gagal meraih kemenangan penuh di kandang masing-masing. Di Old Trafford, MU hanya mampu bermain imbang melawan Wolverhampton Wanderers. Sementara itu, di Stamford Bridge, Chelsea juga harus puas berbagi angka dengan Bournemouth.
Sebenarnya, Manchester United sempat unggul lebih dulu. Di menit ke-27, Joshua Zirkzee sukses membobol gawang Wolves dengan sepakan kaki kirinya yang akurat. Suasana di tribun pun langsung meledak. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.
Menjelang turun minum, tepatnya di menit ke-45, Wolves berhasil menyamakan kedudukan. Krejci memanfaatkan sepak pojok dengan sempurna, sundulannya melesat deras ke dalam gawang MU. Gol itu seolah meredam semangat pasukan Erik ten Hag. Sisa pertandingan berjalan alot, dan skor 1-1 pun tak tergoyahkan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil seri ini tentu kurang memuaskan. MU tetap terpaku di posisi keenam klasemen dengan 30 poin. Di sisi lain, Wolves masih bertahan di dasar klasemen, hanya mengumpulkan tiga angka sejauh ini.
Laga di Stamford Bridge tak kalah seru. Chelsea justru kebobolan lebih dulu oleh Bournemouth di menit keenam melalui David Brooks. Tapi reaksi The Blues cukup cepat.
Hanya sembilan menit berselang, Cole Palmer dengan tenang mengeksekusi penalti, menyamakan skor menjadi 1-1. Momentum kemudian sepenuhnya berpihak pada tuan rumah. Enzo Fernandez mencetak gol indah dengan sepakan melengkung dari luar kotak penalti, mengubah skor menjadi 2-1 untuk Chelsea. Stamford Bridge bergemuruh.
Namun begitu, Bournemouth tak menyerah. Mereka membalas hanya dalam waktu dua belas menit. Memanfaatkan situasi chaos dari sebuah lemparan ke dalam, Justin Kluivert berhasil menuntaskan bola ke gawang Chelsea. 2-2.
Pertandingan kemudian berubah menjadi pertarungan sengit di lini tengah. Tak ada gol lagi yang tercipta. Hasil imbang ini membuat Chelsea tetap berada di peringkat lima dengan 30 poin, sama seperti MU. Bournemouth, di lain pihak, bertengger di posisi ke-15 dengan 23 poin.
Dua laga, dua kisah serupa. Dua tim besar yang seharusnya menang di kandang sendiri, akhirnya harus pulang dengan hanya satu poin. Pekan ini jelas bukan milik mereka.
Artikel Terkait
Simon Tahamata: Mental Kunci Hadapi Grup Neraka Piala Asia U-17
Atlet Tinju Makassar Andini dan Pelatih Dufri Dipanggil ke Timnas untuk Asian U-23 2026
Derby dItalia: Chivu Hadapi Sang Guru Spalletti, Thuram Bersaudara Bentrok di Giuseppe Meazza
Maarten Paes Jalani Latihan Perdana, Peluang Debut di Laga Kontra Fortuna Sittard