BANGKOK – Medali emas SEA Games 2025 baru saja dikalungkan di leher Intan Violine Puspita. Tapi, bagi sang atlet jalan cepat itu, podium tertinggi di Bangkok ini bukanlah garis finish. Rasanya justru seperti titik awal. Dari sini, pandangannya sudah tertuju jauh ke depan, ke ajang yang lebih bergengsi: Olimpiade Los Angeles 2028.
Di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Intan mendominasi. Dengan catatan waktu 1 jam 46 menit 52 detik, ia menyisihkan semua pesaingnya di nomor 20 kilometer jalan cepat putri. Sebuah peningkatan yang signifikan, mengingat di edisi sebelumnya ia hanya membawa pulang perak.
"Prestasi saya di SEA Games 2025 Thailand akan menjadi pemacu semangat saya," ujar Intan, Rabu (24/12/2025).
"Untuk ke depan bisa meraih prestasi lebih baik lagi. Salah satu yang menjadi mimpi saya adalah di ajang Olimpiade."
Perjalanannya tentu tidak instan. Putri dari Lim Yap Dharmananda dan Iriana ini pertama kali mencicipi atmosfer besar di PON 2021. Saat itu, hasilnya belum memuaskan. Namun, kegagalan awal itu justru memantik sesuatu di dalam dirinya.
Perubahan mulai terlihat di tahun 2022. Intan seperti menemukan ritmenya. Ia mulai merajai sejumlah kejuaraan, seperti Jateng Open, Kejuaraan Nasional Senior, dan POMNAS. Peringkat kedua di Thailand Open juga ia sabet. Semua ini, menurutnya, tak lepas dari kerja keras dan dukungan tanpa henti dari kedua orang tua yang selalu ada di pinggir lintasan.
Namun begitu, momen paling menentukan adalah ketika ia terpilih mewakili Indonesia di SEA Games Kamboja. Itu adalah pintu gerbang menuju level internasional. Kesempatan itu ia tangkap dengan kedua tangan, menyiapkan diri dengan disiplin ketat dan dedikasi total.
Kini, dengan emas SEA Games 2025 di genggaman, langkahnya terasa lebih mantap. Mimpi ke Olimpiade bukan lagi sekadar angan-angan, tapi target nyata yang sedang ia kejar, satu langkah demi satu langkah.
Artikel Terkait
Persebaya dan Persib Unggul dalam Konsistensi, Persija Tertinggal di Arus Utama Super League
Masa Depan Tonali di Newcastle Bergantung pada Kualifikasi Liga Champions
Posisi Thomas Frank di Tottenham Genting, Eddie Howe di Newcastle Tetap Aman
Layvin Kurzawa dan Rekrutan Baru Persib Siap Debut di ACL Two