United Hancurkan Rekor Apik Palace, Curi Kemenangan Dramatis di Markas Lawan

- Minggu, 30 November 2025 | 21:35 WIB
United Hancurkan Rekor Apik Palace, Curi Kemenangan Dramatis di Markas Lawan

LONDON – Manchester United berhasil meraih tiga poin penting dalam laga tandang melawan Crystal Palace. Di Selhurst Park yang riuh, Setan Merah menang 2-1 pada lanjutan Liga Inggris 2025-2026, Minggu (30/11/2025) malam WIB. Yang bikin kemenangan ini lebih berkesan, mereka berhasil menghentikan rekor gemilang Palace yang tak terkalahkan dalam 12 laga kandang beruntun. Tak cuma itu, United juga naik ke posisi enam klasemen.

Dari menit pertama, United langsung menunjukkan niat. Hanya dalam satu menit, Casemiro nyaris bikin gol setelah menerima umpan lambung Diogo Dalot. Tapi Dean Henderson sigap menepisnya. Beberapa saat kemudian, sundulan Casemiro dari umpan Bruno Fernandes nyaris merobek gawang, sayangnya meleset sedikit.

Namun begitu, tekanan awal United ternyata tak bertahan lama. Palace justru bangkit dan bermain lebih stabil. Mereka memanfaatkan setiap kesalahan pertahanan United. Jean-Philippe Mateta dapat dua peluang emas berkat blunder Matthijs de Ligt dan Leny Yoro, tapi penyelesaiannya kurang meyakinkan.

Tekanan Palace terus berlanjut. Tendangan Daichi Kamada dan Adam Wharton masih bisa diantisipasi kiper Senne Lammens. Leny Yoro bahkan sempat jadi pahlawan dengan memblok tembakan voli Yéremy Pino. Tapi nasibnya berubah beberapa menit kemudian. Yoro menjatuhkan Mateta di kotak penalti. Wasit tak ragu memberi titik putih.

Mateta yang maju sebagai eksekutor sukses menjebol gawang United. Gol ini jadi yang ke-17 buatnya di Premier League musim ini hanya kalah dari Erling Haaland.

Babak pertama berakhir 1-0 untuk Palace. Situasi yang dulu selalu jadi momok bagi United, mengingat empat pertemuan sebelumnya mereka gagal total mencetak gol.

Tapi babak kedua ceritanya lain sama sekali. Penampilan United berubah drastis. Mereka tampil lebih agresif, cepat, dan penuh semangat. Hasilnya langsung terlihat. Joshua Zirkzee akhirnya memecah kebuntuan setelah 24 laga tanpa gol di Premier League. Menerima umpan dari Fernandes di sudut sempit, Zirkzee melepaskan voli keras yang tak bisa dibendung Henderson.

Gol itu mengubah segalanya. Momentum sepenuhnya berpindah ke United. Mereka menemukan senjata ampuh lewat bola mati. Di menit ke-62, Bruno Fernandes menunjukkan kecerdikannya. Alih-alih menendang langsung, dia memberi umpan pendek ke Mason Mount. Mantan pemain Chelsea itu tanpa ampun melepaskan tendangan keras yang menembus pagar betis dan masuk ke sudut kanan bawah gawang. Skor berbalik jadi 2-1.

Sisa pertandingan dikuasai United dengan tenang. Pertahanan mereka rapat, tempo permainan dikendalikan, dan Palace kesulitan menciptakan pelayah berbahaya. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 bertahan.

Kemenangan ini jadi jawaban tepat setelah kekalahan memalukan dari Everton pekan lalu. Ini juga mengakhiri kutukan 27 laga tandang United ke London yang selalu gagal. Di sisi lain, Palace harus menelan pil pahit dengan dua kekalahan beruntun meski sempat unggul lebih dulu.

Dampaknya di klasemen cukup signifikan. United berhasil melompati Palace dan kini bercokol di peringkat enam. Harapan untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan pun kembali terbuka.

Sementara bagi Palace, ini tamparan keras. Rekor 12 laga tak terkalahkan di kandang sendiri pupus sudah. Dua kekalahan beruntun juga menunjukkan betapa tim besutan Oliver Glasner ini masih belum konsisten.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar