Pihak Thailand juga meminta investigasi menyeluruh mengenai insiden tersebut. "Kami meminta mereka untuk mencari fakta tentang apa yang terjadi dan siapa yang bertanggung jawab," tambah Nikorndej.
Sebagai dampak langsung dari insiden ini, Thailand mengumumkan penangguhan pakta gencatan senjata yang sebelumnya difasilitasi oleh Amerika Serikat. Keputusan ini menandai kemunduran dalam proses perdamaian antara kedua negara tetangga.
Insiden keamanan terbaru ini kembali memicu ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja, mengingat kedua negara sebelumnya pernah terlibat konflik bersenjata selama lima hari pada bulan Juli. Situasi terkini memperburuk upaya diplomasi yang telah dibangun sebelumnya.
Artikel Terkait
Polisi Dalami Unsur Kelalaian di Balik Tewasnya Empat Pekerja Proyek di Jagakarsa
Iran Ancam Lumpuhkan Infrastruktur Energi AS dan Sekutu, Ketegangan Memuncak
Mentan: B50 Tak Turunkan Ekspor CPO, Malah Naik 6 Juta Ton dan Hemat Devisa Impor
Tradisi Adat Warnai Perayaan Paskah di Kampung Lewolaga, Flores Timur