Pihak Thailand juga meminta investigasi menyeluruh mengenai insiden tersebut. "Kami meminta mereka untuk mencari fakta tentang apa yang terjadi dan siapa yang bertanggung jawab," tambah Nikorndej.
Sebagai dampak langsung dari insiden ini, Thailand mengumumkan penangguhan pakta gencatan senjata yang sebelumnya difasilitasi oleh Amerika Serikat. Keputusan ini menandai kemunduran dalam proses perdamaian antara kedua negara tetangga.
Insiden keamanan terbaru ini kembali memicu ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja, mengingat kedua negara sebelumnya pernah terlibat konflik bersenjata selama lima hari pada bulan Juli. Situasi terkini memperburuk upaya diplomasi yang telah dibangun sebelumnya.
Artikel Terkait
Bentrok Warga Ricuhkan Kolong Flyover Manggarai
Libur Sekolah Jakarta Berakhir 3 Januari, Ini Jadwal Lengkap Libur 2026
Tito Desak Keuchik Aceh Percepat Data Kerusakan Rumah untuk Cairkan Bantuan
Drone Serang Kafe di Kherson, 24 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Mematikan