CT ARSA Foundation Luncurkan Program Relawan Guru Muda Pijar Batch Kelima
CT ARSA Foundation secara resmi memberangkatkan 15 relawan guru muda untuk program Pijar batch kelima. Para relawan ini akan ditugaskan untuk menyebarkan ilmu pengetahuan dan mengabdi di berbagai daerah terpencil di Indonesia.
Acara pelepasan dan penyematan simbolis berlangsung di Auditorium Gedung Mega Syariah, Jakarta Selatan. Pendiri CT ARSA Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, hadir langsung untuk melepas kepergian para guru muda tersebut.
Dalam sambutannya, Anita menjelaskan bahwa program Pijar, yang merupakan singkatan dari "Pergi Mengajar", telah berjalan konsisten sejak tahun 2021. Program ini bertujuan mendistribusikan guru-guru muda berkualitas ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Kesuksesan batch sebelumnya, yaitu batch keempat, juga turut dirayakan. Hingga saat ini, program ini telah menjangkau 18 sekolah yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan.
Pencapaian program ini cukup signifikan. CT ARSA Foundation telah berhasil mendampingi sekitar 1.800 siswa di seluruh Indonesia. Sebanyak 170 guru muda telah berkontribusi dengan mengajarkan keterampilan mendasar seperti baca tulis serta pendidikan Al-Qur'an.
Tidak hanya fokus pada pendidikan, CT ARSA Foundation juga mengembangkan program pemberdayaan potensi lingkungan. Tujuannya adalah agar masyarakat setempat dapat mengolah sumber daya lokal mereka dan mencapai kemandirian secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, foundation ini juga memberikan penghargaan kepada para relawan guru muda batch keempat sebagai bentuk apresiasi. Acara ini sekaligus dimanfaatkan untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai mitra strategis.
Beberapa mitra yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), PT Kanik Indonesia Utama, PT Bank Mega, PT Bank Mega Syariah, Detiknetwork, Trans7, Trans TV, CNBC, Allo Bank, Universitas Bhakti Pertiwi Indonesia, Yayasan Rumah Amal Salman, dan Mandiri Amal Insani.
Artikel Terkait
Investasi Jangka Panjang: Lima Strategi Kunci untuk Ketahanan Finansial
KPK Pastikan Penyelidikan Tiga Kasus Korupsi Kementan Masih Berjalan
Inara Rusli Minta Maaf kepada Wardatina Mawa Usai Laporan Polisi
Jokowi Sarankan Negara Berkembang Fokus pada Aplikasi AI di Forum Global