Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Australia Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. Pertemuan empat mata ini digelar di kediaman resmi PM Albanese, Kirribilli House, Sydney, dan berfokus pada penguatan kemitraan di berbagai sektor prioritas.
Prosesi Penyambutan dan Pertemuan Tertutup di Sydney
Acara dimulai dengan penyambutan hangat PM Albanese kepada Presiden Prabowo di halaman depan Kirribilli House. Sebagai bagian dari protokol diplomatik, Presiden Prabowo terlebih dahulu menandatangani buku tamu kenegaraan. Selanjutnya, kedua pemimpin berjalan menuju ruang pertemuan untuk mengadakan pembicaraan tertutup.
Bidang-Bidang Kerja Sama yang Diperdalam
Pertemuan ini secara khusus membahas pendalaman kolaborasi di sektor-sektor kunci. Beberapa bidang yang menjadi sorotan utama meliputi:
- Ekonomi dan Pembangunan
- Hubungan Antar Masyarakat (People-to-People Ties)
- Pertahanan dan Keamanan
- Kemitraan Kemaritiman
Lanjutan dari Komitmen Kemitraan Strategis Menyeluruh
Pertemuan ini merupakan langkah lanjutan dalam mengokohkan status Comprehensive Strategic Partnership (CSP) antara Indonesia dan Australia. Status kemitraan strategis menyeluruh ini telah ditingkatkan dari sebelumnya, menandakan komitmen kedua negara untuk bekerja sama lebih erat.
Kelanjutan Dialog dari Pertemuan Sebelumnya di Jakarta
Dialog antara Presiden Prabowo dan PM Albanese ini melanjutkan pembicaraan mereka sebelumnya yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan terdahulu, sejumlah kesepakatan penting telah dicapai.
Kesepakatan di Bidang Pertahanan dan Ekonomi
Kedua negara sepakat untuk menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian kerja sama pertahanan. Di sektor ekonomi, dibahas peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi, serta partisipasi Australia dalam penguatan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM Indonesia.
Fokus pada Peningkatan Kapasitas dan Standar Ekspor
Presiden Prabowo menekankan komitmen untuk meningkatkan kapasitas petani dan UMKM. Upaya bersama akan difokuskan agar produk-produk unggulan Indonesia, seperti buah-buahan dan hasil perikanan, dapat memenuhi standar kualitas internasional, termasuk pasar Australia.
Kerja Sama Energi Masa Depan dan Kemudahan Visa
Transisi energi dan pengelolaan mineral kritis, termasuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik, juga menjadi agenda pembahasan. Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kebijakan kemudahan akses visa bagi warga Indonesia, khususnya pelajar dan mahasiswa.
Dukungan untuk Peran Indonesia di Forum Internasional
Dalam konteks politik luar negeri, Presiden Prabowo menyampaikan harapan agar Australia dapat terus mendukung keanggotaan Indonesia dalam perhimpunan ekonomi internasional. Apresiasi juga disampaikan atas dukungan Australia terhadap peran Indonesia dalam kerja sama kawasan Pasifik Selatan, yang memiliki arti strategis bagi diplomasi Indonesia.
Artikel Terkait
PB ESI Buka Seleksi Nasional Atlet Esports untuk Asian Games 2026
LPDP Panggil Alumni Diduga Langgar Kewajiban Kontribusi Usai Studi
Anggota DPR dan Muhammadiyah Salurkan Bantuan Modal dan Peralatan untuk 5 UMKM Surabaya
Pemerintah Tegaskan Sertifikasi Halal Tetap Wajib untuk Produk Makanan dan Minuman AS