Program Makan Bergizi Gratis: Kisah Sukses Tingkatkan Ekonomi Keluarga

- Selasa, 11 November 2025 | 13:00 WIB
Program Makan Bergizi Gratis: Kisah Sukses Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Dampak Positif Program Makan Bergizi Gratis Bagi Masyarakat Sekitar

Program Makan Bergizi Gratis Buktikan Manfaat Nyata Bagi Perekonomian Keluarga

Dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata meluas hingga ke masyarakat sekitar lokasi pelaksanaan. Kisah inspiratif datang dari warga sekitar Sentra Pangan Polri (SPPG) Polda Metro, Cengkareng, Jakarta Barat, yang merasakan langsung manfaat sosial dan ekonomi dari program ini.

Kisah Yova: Tambahan Penghasilan Hingga Biaya Sekolah Anak

Yova, seorang ibu rumah tangga, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat bergabung menjadi bagian dari tim pencuci peralatan masak di SPPG Cengkareng. Menurutnya, keikutsertaannya ini membawa banyak manfaat. Selain memperluas pergaulan dengan mendapatkan teman baru, kondisi ekonomi keluarganya pun menjadi lebih baik.

"Pekerjaan ini sangat membantu ekonomi keluarga. Saya juga mendapat pengalaman kerja baru. Intinya senang dan bersyukur sekali. Selain bertambah teman, rezeki juga bertambah. Ini membantu penghasilan suami. Yang tadinya tidak ada pemasukan harian, sekarang ada. Bahkan, saya bisa menyekolahkan anak yang paling kecil, alhamdulillah," tutur Yova.

Pengalaman Yusi: Peningkatan Ekonomi dan Ilmu Baru

Kisah serupa juga diungkapkan oleh Yusi, warga lain yang bergabung dalam tim memasak di SPPG yang sama. Yusi merasa senang dapat terlibat, meski sempat mengalami kendala di awal.

"Perasaan senang, rasanya seperti memasak untuk anak sendiri. Sempat kesusahan juga karena kami perempuan dan porsinya banyak, jadi agak susah awalnya saat mengaduk. Tapi jika dijalani dengan ikhlas, akhirnya happy juga," ujarnya.

Bagi Yusi, manfaat yang diterima tidak hanya sebatas pada kepuasan batin. Ia juga mendapatkan ilmu memasak dalam skala besar dan yang terpenting, peningkatan penghasilan. Dibandingkan pekerjaan sebelumnya sebagai pengasuh anak, pendapatannya kini lebih tinggi.

"Pendapatan bisa lebih dari sebelumnya. Dulu sebagai pengasuh anak gaji dua juta, di sini bisa lebih dari itu. Ini benar-benar membantu sebagai tambahan penghasilan," imbuhnya.

Dukungan Penuh Polri untuk Program Pemerintah

Keberadaan SPPG Cengkareng ini merupakan wujud nyata implementasi arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajarannya untuk mendukung program-program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis. Saat ini, SPPG Polri telah mencapai 672 unit yang diperkirakan dapat menjangkau jutaan penerima manfaat dan menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Dari jumlah tersebut, ratusan SPPG telah beroperasi, sementara ratusan lainnya masih dalam tahap persiapan operasional, pembangunan, atau baru saja dimulai. Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG di masa depan.

Kapolri menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti mendukung program pemerintah ini. "Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Progres pembangunan SPPG akan terus kami optimalkan hingga akhir tahun, sehingga kami bisa maksimal dalam mendukung program Bapak Presiden terkait MBG," tegas Kapolri.

Jaminan Kualitas dan Keamanan Pangan

Kapolri juga memastikan bahwa semua makanan yang dihasilkan dari SPPG di bawah naungan Polri telah melalui proses uji kualitas dan keamanan pangan. Arahan untuk melakukan quality control secara ketat, mulai dari proses memasak, distribusi, hingga sampai di sekolah, selalu ditekankan.

"Kami memastikan bahwa saat makanan sampai ke siswa di sekolah, semuanya dalam keadaan higienis dan siap saji. Itu menjadi penekanan khusus kami," jelasnya.

Komitmen Kapolda Metro Jaya

Mendukung hal tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri juga memastikan kesiapan SPPG di wilayahnya. Saat meninjau dapur SPPG Cengkareng, dia menyatakan bahwa seluruh proses produksi telah berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk pemeriksaan keamanan bahan baku dan pengecekan oleh tenaga medis.

"Kami memastikan makanan yang diproduksi aman, bergizi, dan siap didistribusikan," ujar Asep. Harapannya, program ini dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya generasi muda Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar