Transjakarta Buka Lowongan Kerja untuk Disabilitas, Dapat Apresiasi Tinggi
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Apresiasi ini diberikan karena Transjakarta telah membuka lowongan kerja bagi para penyandang disabilitas. Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen perusahaan daerah dalam mewujudkan lingkungan kerja yang inklusif di Jakarta.
Apresiasi ini disampaikan setelah Zidan, seorang pemuda berusia 20 tahun yang merupakan peserta Job Fair Disabilitas di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, resmi bergabung dengan Transjakarta. Proses rekrutmen berjalan lancar setelah adanya pertemuan antara Zidan dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, beberapa waktu sebelumnya.
Hardiyanto Kenneth, yang akrab disapa Bang Kent, menyatakan bahwa langkah Transjakarta ini sangat penting. Menurutnya, ini bukan sekadar masalah penyerapan tenaga kerja, tetapi juga mencerminkan komitmen kuat terhadap prinsip kesetaraan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).
Ia menegaskan bahwa Transjakarta telah membuktikan bahwa sebagai perusahaan daerah, mereka tidak hanya fokus pada pelayanan publik yang efisien, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menciptakan ruang kerja inklusif bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Bang Kent juga menilai bahwa para penyandang disabilitas memiliki potensi dan semangat kerja yang sangat besar. Yang mereka butuhkan bukanlah rasa kasihan, melainkan kesempatan yang adil dan setara untuk bisa berkontribusi serta membuktikan kompetensi yang mereka miliki.
Kebijakan inklusif yang diambil oleh Transjakarta ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Undang-undang ini mewajibkan instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menyediakan kuota kerja bagi penyandang disabilitas minimal dua persen dari total jumlah pegawai.
Hardiyanto Kenneth mendorong agar kebijakan positif ini dapat dijadikan contoh dan diterapkan secara merata. Ia berharap BUMD lainnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, seperti MRT Jakarta dan LRT Jakarta, serta berbagai instansi pemerintahan, dapat mengikuti langkah serupa.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa langkah Transjakarta ini menempatkan Jakarta sebagai pionir atau pelopor dalam memajukan inklusivitas di dunia kerja. Kota metropolitan ini dianggap mampu memimpin dan memberikan contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
Di akhir pernyataannya, Kenneth mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya lingkungan sosial dan profesional yang lebih inklusif. Menurutnya, menerima keberagaman adalah fondasi untuk membangun peradaban kota yang lebih empatik, adil, dan manusiawi bagi semua warganya.
Artikel Terkait
PAN Dukung Prabowo di 2029, Pasangan dengan Gibran Belum Pasti
Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Tunggal Diduga Akibat Jalan Rusak di Matraman
PM Takaichi dan LDP Amankan Supermayoritas, Agenda Ekonomi dan Militer Terbuka Lebar
Manchester City Kalahkan Liverpool di Anfield, Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen