Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan jaminan penuh bahwa Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibentuknya siap untuk bersinergi dengan Komisi Reformasi bentukan Presiden Prabowo Subianto. Kapolri menegaskan sikap terbuka institusinya terhadap segala rekomendasi yang akan diajukan oleh komisi tersebut.
Hal ini disampaikan Jenderal Sigit usai menghadiri rapat perdana Komisi Reformasi Polri. "Keberadaan kami di sini adalah sebagai upaya untuk merespon dengan cepat dan segera mengimplementasikan rekomendasi-rekomendasi yang nantinya diberikan oleh Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden, yang tentunya harus kita tindaklanjuti," ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolri menekankan komitmen Korps Bhayangkara untuk senantiasa terbuka terhadap proses evaluasi dan perbaikan. Tujuannya adalah untuk terus memacu kinerja Polri agar selaras dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.
"Dengan demikian, Polri betul-betul dapat menjadi institusi yang mewujudkan aspirasi masyarakat. Kami menyadari sepenuhnya bahwa Polri adalah anak kandung reformasi, sehingga segala harapan masyarakat pasca-reformasi harus dapat diwujudkan oleh institusi kami," tambah Jenderal Sigit.
Dari sisi Komisi Percepatan Reformasi Polri, Ketua Jimly Asshiddiqie mengonfirmasi peran Kapolri sebagai jembatan penghubung antara kedua tim. Jimly juga menyatakan bahwa Komjen Chryshnanda Dwilaksana, selaku Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri internal, akan diundang secara rutin dalam setiap rapat komisi.
"Manfaatnya salah satunya adalah untuk koordinasi yang efektif. Bukan hanya Kapolri sebagai anggota tim resmi, kami juga akan mendengarkan laporan perkembangan dari internal. Kami memutuskan untuk selalu mengundang ketua tim reformasi internal dalam setiap rapat," jelas Jimly.
Jimly menegaskan bahwa sinergi ini sangat krusial bagi Komisi Reformasi untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif dan holistik tentang kondisi Polri. Informasi dari dalam institusi diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih mendalam dan akurat.
"Terkadang pandangan dari luar bisa berbeda dengan realitas internal. Oleh karena itu, komisi ini akan bekerja secara sinergis dengan komite yang sudah ada di internal Polri," pungkas Jimly Asshiddiqie.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak Jakarta dan Kepulauan Seribu Hari Ini, 23 Februari 2026
Video Viral Penampilan Mirip Taylor Swift di Pernikahan India Ternyata Doppelgänger
Arsenal Hancurkan Tottenham 4-1 untuk Kokohkan Puncak Klasemen
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini, 23 Februari 2026