Polresta Bogor Amankan 10 Pelaku Tawuran Berdarah di Tanahsareal, Sita Senjata Tajam

- Senin, 10 November 2025 | 16:50 WIB
Polresta Bogor Amankan 10 Pelaku Tawuran Berdarah di Tanahsareal, Sita Senjata Tajam

Polresta Bogor Amankan 10 Pelaku Tawuran Berdarah di Tanahsareal

Polresta Bogor berhasil mengamankan sepuluh orang yang terlibat dalam aksi tawuran di kawasan Tanahsareal, Kota Bogor. Insiden yang sempat viral ini mempertontonkan seorang pelajar tergeletak tak berdaya dengan luka di kepala di depan sebuah minimarket. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah senjata tajam berbahaya.

Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Aji Riznaldi, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah penyelidikan mendalam bekerja sama dengan Polsek Tanah Sareal dan jajaran intelijen. "Kita berhasil mengamankan 10 orang yang ikut serta dalam kegiatan tawuran tersebut," tegas Aji dalam jumpa pers yang digelar pada Senin (10/11/2025).

Barang Bukti Senjata Tajam dan Tersangka Diperlihatkan

Dalam konferensi pers tersebut, polisi menghadirkan tiga tersangka dewasa yang mengenakan kaus tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol. Barang bukti yang berhasil diamankan dan ditampilkan kepada publik sangat mencengangkan, termasuk pedang, celurit berukuran besar, golok panjang (gobang), dan samurai yang dijajarkan di atas meja.

AKP Aji Riznaldi membeberkan identitas tersangka. Tiga orang yang dihadirkan tersebut sudah berusia dewasa, yakni 18, 19, dan 23 tahun. Sementara pelaku lainnya masih berstatus di bawah umur dan merupakan pelajar SMA dan SMK di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, sehingga tidak ditampilkan.

Modus dan Kronologi Tawuran Antar Kelompok

Berdasarkan hasil penyelidikan Satreskrim Polresta Bogor Kota, tawuran ini melibatkan dua kelompok remaja, yaitu Kampung Kidul Generation (KKG) dan Selatan Independent Junior (SIJ). Awalnya, kelompok KKG disebutkan mengajak berkelahi. Pertemuan di Jalan Kompleks Darmais Kencana, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, itu pun berubah menjadi aksi saling serang menggunakan senjata tajam.

Insiden berdarah ini mengakibatkan sejumlah korban luka-luka dari kedua belah pihak. Dari kelompok SIJ, korban berinisial AS mengalami luka bacok serius di kepala. Sementara dari kelompok KKG, dua korban yang diketahui berinisial AA dan R juga menderita luka-luka di beberapa bagian tubuh seperti punggung, tangan, pundak, dan leher.

Polisi mengamankan total barang bukti berupa tiga unit ponsel, delapan bilah celurit, dua bilah golok gobang, dan satu bilah pedang. Pengamanan terhadap kesepuluh pelaku diharapkan dapat menimbulkan efek jera dan memutus mata rantai kekerasan antar kelompok remaja di Bogor.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar