Kakak Marsinah Bangga atas Rencana Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Marsini, kakak dari almarhumah aktivis buruh Marsinah, menyambut gembira rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada adiknya. Ia mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas penghargaan tinggi yang akan dianugerahkan pemerintah.
"Pastinya sebagai keluarga, kami sangat bangga. Tidak semua orang bisa menerima anugerah seperti ini," ujar Marsini di kantor Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Perjuangan Hidup Marsinah yang Penuh Tantangan
Marsini menceritakan perjalanan hidup adiknya penuh dengan perjuangan. Meski menghadapi berbagai kesulitan, Marsinah dikenal memiliki semangat belajar yang tinggi dan keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Dalam perjuangan Marsinah, memang tidak mudah dalam hidupnya. Dia memiliki keinginan yang kuat untuk kuliah, khususnya mengambil jurusan hukum," kenang Marsini.
Komitmen Menjaga Nama Baik Sang Pejuang Buruh
Marsini menekankan pentingnya menjaga nama baik dan warisan perjuangan Marsinah. Ia menyadari tanggung jawab besar yang harus dipikul seluruh keluarga untuk tetap menjaga sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai yang diperjuangkan Marsinah.
"Tidak mudah, berucap pun harus berbeda dari sebelumnya. Saya harus memberitahu anak-anak saya tentang pentingnya menjaga nama baik Marsinah dalam segala aspek, termasuk pergaulan," tuturnya.
Harapan untuk Dikenang sebagai Pejuang Buruh
Marsini berharap masyarakat luas dapat lebih mengenal dan mengapresiasi perjuangan Marsinah sebagai simbol perjuangan hak-hak buruh. Ia juga meminta doa dari masyarakat untuk almarhumah adiknya.
"Saya mohon doa untuk Marsinah yang tidak memiliki keturunan. Semoga masyarakat mau mendoakannya, karena hasil perjuangannya sudah dinikmati oleh banyak teman-teman buruh," ungkap Marsini.
Proses Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto akan segera mengumumkan nama-nama pahlawan nasional baru. Proses seleksi telah melalui tahapan berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga rekomendasi final dari Dewan Gelar.
"Semua proses telah dilalui dengan semestinya. Siapapun yang ditetapkan Presiden nanti tentu telah memenuhi syarat yang ditentukan," jelas Gus Ipul.
Artikel Terkait
Truk Mogok di Pesing Jakbar Sebabkan Kemacetan ke Arah Cengkareng
Anak 6 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Chinatown Singapura
Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Buyback Menguat Lebih Tajam
PAN Dukung Prabowo di 2029, Pasangan dengan Gibran Belum Pasti