Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, untuk menjenguk korban ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading. Kunjungan ini dilakukan secara langsung untuk memantau kondisi para korban yang masih menjalani perawatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (8/11/2025), Kapolri tiba sekitar pukul 12.40 WIB. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Kabareskrim Komjen Syahardiantono, Kapusdokkes Irjen Asep Hendradiana, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi, Karo Psikologi Staf SSDM Brigjen Yohanes Ragil, dan Dirtipid PPA & PPO Bareskrim Brigjen Nurul Azizah.
Jenderal Sigit dan rombongan langsung masuk ke dalam rumah sakit tanpa memberikan pernyataan apa pun kepada awak media yang menunggu.
Saat ini, tercatat 29 korban ledakan SMAN 72 Jakarta masih dirawat di tiga rumah sakit berbeda. Data terbaru dari Posko Pelayanan di RS Islam Cempaka Putih per Sabtu (8/11) pukul 01.30 WIB menunjukkan 14 korban dirawat di sana. Sementara itu, 14 korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Yarsi, dan satu korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Jaya.
Proses pendataan identitas korban masih berlangsung. Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, menyatakan bahwa tidak semua korban merupakan siswa, dan detail informasi masih dalam proses verifikasi.
Ledakan terjadi pada Jumat (7/11) saat pelaksanaan khotbah salat Jumat. Sebanyak 54 orang dilaporkan luka-luka, dengan 29 di antaranya masih dirawat. Sebuah senjata mainan ditemukan di lokasi kejadian. Kapolri mengonfirmasi bahwa terduga pelaku sudah diketahui dan diduga masih berasal dari lingkungan SMAN 72 Jakarta.
Artikel Terkait
Israel Serang Gedung di Gaza, Klaim Fasilitas Militer Hamas
Prabowo Apresiasi MUI sebagai Pilar Stabilitas dan Kerukunan Bangsa
Taksi Listrik Tabrak Separator Busway di Ragunan, Diduga Sopir Mengantuk
Empat Balita Tewas di Jurang, Polisi Sebut Kecelakaan Murni