Hasil Tes DNA Konfirmasi Kerangka di Gedung ACC Kwitang Adalah Farhan dan Reno

- Jumat, 07 November 2025 | 13:20 WIB
Hasil Tes DNA Konfirmasi Kerangka di Gedung ACC Kwitang Adalah Farhan dan Reno
Hasil Tes DNA Konfirmasi Identitas Kerangka di Gedung ACC Kwitang adalah Farhan dan Reno

Hasil Tes DNA Pastikan Kerangka di Gedung ACC Kwitang adalah Farhan dan Reno

Keluarga Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syahputra Dewo tidak dapat menahan tangis saat mendengar pengumuman resmi hasil tes DNA dari pihak kepolisian. Dua kerangka yang ditemukan di Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat, telah teridentifikasi secara positif sebagai Farhan dan Reno, dua orang yang dilaporkan hilang oleh KontraS.

Keluarga Syok dan Berduka

Abraham, kakak kandung Farhan, langsung menangis sesaat setelah nama adiknya disebutkan sebagai salah satu korban. Kerabat yang hadir kemudian membawanya ke ruangan lain untuk menenangkan kondisi tersebut.

Perasaan serupa dialami Dani Aji Nagara, kakak sepupu Reno. Di RS Polri, Jakarta Timur, pada Jumat (7/11/2025), Dani mengaku syok menerima kenyataan pahit itu. "Kita lebih ke arah syok sih. Kita mau ngapain nih habis ini. Kalau untuk janggal kayaknya nggak sih," ujarnya.

Pencarian Panjang Keluarga

Dani juga bercerita tentang upaya panjang keluarga dalam mencari Reno. Pencarian telah dilakukan di berbagai lokasi di sekitar Kwitang, Jakarta Pusat, termasuk ke Mako Brimob dan rumah sakit-rumah sakit di sekitarnya, namun selalu berujung pada ketiadaan informasi. "Saya udah nyari ke Kwitang terus ke Mako Brimob, nggak ada, kita cari ke rumah sakit sekitar situ macam-macam nggak ada," kenangnya.

Proses Identifikasi Polisi

Polisi menyelidiki temuan dua kerangka manusia di Gedung ACC, Kwitang, yang terbakar pada 29 Agustus. Kerangka tersebut baru ditemukan pada Kamis (30/10). Untuk keperluan identifikasi, polisi mengambil sampel DNA dari keluarga kedua orang yang hilang sejak tanggal 29 Agustus lalu.

Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, dalam konferensi persnya menyatakan, "Nomor posmortem 0080 cocok dengan antemortem 002 sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputeradewo anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin."

Beliau menambahkan, "Nomor posmortem 0081 cocok dengan antemortem 001 sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid anak biologis dari Bapak Hamidi."

Keduanya, Reno dan Farhan, merupakan dua orang yang sebelumnya dilaporkan hilang dan untuk terakhir kalinya terlihat di kawasan Kwitang.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar