Perangkat Desa di Tuban Tewas Dibacok, Diduga Akibat Cinta Segitiga
Seorang perangkat desa di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan. Pelaku dengan inisial W (50 tahun) diduga melakukan aksi keji ini karena masalah asmara yang melibatkan hubungan cinta segitiga.
Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Rabu (5/11) di Desa Jarorejo, Kecamatan Kerek. Menurut laporan, pelaku yang juga warga setempat mendatangi korban dan secara tiba-tiba melancarkan serangan menggunakan senjata tajam sejenis parang.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Tuban, Ipda Moch Rudi, telah membenarkan insiden pembunuhan ini. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Setelah mendapatkan laporan, petugas langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku W untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Polres Tuban," jelas Ipda Moch Rudi.
Berdasarkan penyelidikan awal, motif pembacokan ini diduga kuat berkaitan dengan persoalan asmara atau cinta segitiga yang melibatkan korban dan pelaku.
Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses visum guna mendukung penyelidikan. Sementara itu, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tuban untuk mengungkap secara jelas kronologi dan latar belakang kejadiannya.
Artikel Terkait
Pramono-Rano Karno Resmikan Logo 5 Abad Jakarta di Malam HUT ke-499
Berjualan Tikar di Bundaran HI, Didin Raup Cuan di HUT Jakarta ke-499
FIFTY FIFTY Batal Konser di Indonesia, Malaysia Ditunda
Raja Charles III Tak Akan Tinggal di Istana Buckingham, Bangunan Bersejarah Dibuka Lebih Luas untuk Publik