Jenis obat yang digunakan dalam kasus pembunuhan pasien ini adalah morfin dan midazolam. Midazolam sendiri dikenal sebagai obat pelemas otot yang juga digunakan dalam beberapa eksekusi hukuman mati di Amerika Serikat.
Perawat paliatif tersebut telah menyelesaikan pendidikan perawat profesionalnya pada tahun 2007. Sejak tahun 2020, ia bekerja di rumah sakit di Wuerselen sebelum akhirnya ditangkap pada musim panas 2024.
Otoritas jaksa juga menyatakan bahwa investigasi kemungkinan akan berlanjut dengan penggalian makam untuk mengidentifikasi korban tambahan. Kemungkinan besar, terdakwa akan menghadapi persidangan kembali untuk kasus-kasus lainnya.
Artikel Terkait
Brimob Gagalkan Tawuran Remaja di Cikarang, 7 Senjata Tajam Disita
Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat dan Rudal AS-Israel dalam Serangkaian Insiden
Kapal Prancis Pertama Melintasi Selat Hormuz Sejak Konflik dengan Iran Memanas
Perawat RSUD Datu Beru Dinonaktifkan Usai Video Joget di Ruang Operasi Viral