Bhabinkamtibmas Bina 357 Peternak dan Petani di Sumbawa Barat, Putaran Ekonomi Rp 40 Juta/Bulan
Bhabinkamtibmas Polsek Taliwang, Brigpol Kamadulin, aktif membina ratusan peternak dan petani di Desa Sermong, Sumbawa Barat (NTB). Dalam program pemberdayaan masyarakatnya, Kamadulin menegaskan keyakinannya bahwa ekonomi tumbuh dari desa.
"Peternak yang saya support 226 orang. Kalau petani itu 120 orang, yang menggarap komoditas seperti sayur, kunyit, dan jagung. Untuk UMKM baru 11 orang. Perputaran ekonominya kisaran Rp 30-40 juta per bulannya," ujar Kamaludin dalam wawancara eksklusif di Hoegeng Corner detikpagi, Selasa (4/11/2025).
Komitmen utama dari program ini adalah keberlanjutan. Kamadulin menyatakan sejak awal tujuannya adalah memastikan bantuan yang diberikan, seperti bibit, tidak berhenti berkembang atau hilang setelah dibagikan.
"Awalnya ada yang meragukan, mengatakan program seperti ini tidak akan berkelanjutan. Tapi dengan upaya yang kami lakukan, yang dibantu rata-rata bisa bertahan dan berkembang. Saya berharap ini bisa menjadi contoh cara memberdayakan masyarakat yang tepat," jelasnya.
Kamadulin berharap model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang diterapkannya di Desa Sermong dapat diadopsi dan direplikasi di daerah lain. Hal ini dinilainya sebagai kunci untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara luas.
"Pengalaman memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan ini bisa dipakai di tempat lain. Saya melihat banyak program yang hanya bertahan sebentar. Alhamdulillah, yang kami jalani ini berkelanjutan," tambahnya.
Ia menekankan kembali bahwa pondasi ekonomi dimulai dari hal-hal kecil di tingkat desa. Peningkatan ekonomi desa, menurutnya, akan berbanding lurus dengan terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
"Ekonomi itu tumbuh dari desa, dari hal-hal kecil. Harapan saya, masyarakat bisa hidup sejahtera. Jika sudah sejahtera, maka kondisi ekonomi pun akan aman," pungkas Brigpol Kamadulin.
Artikel Terkait
Korlantas Tinjau Kesiapan Rest Area Tol Jelang Puncak Mudik Lebaran 2026
Presiden Prabowo Minta Maaf Tak Bisa Jemput PM Australia di Bandara
Satgas Pangan Perketat Pengawasan Harga dan Mutu Jelang Hari Besar Keagamaan
Pemerintah Kaji Cadangan Pangan Siap Santap untuk Tanggap Darurat Bencana