"Setelah 31 hari tanpa gaji, para pengatur lalu lintas udara berada di bawah tekanan dan kelelahan yang luar biasa," kata FAA, Jumat malam waktu setempat.
"Penutupan ini harus diakhiri agar para pengatur lalu lintas udara ini menerima gaji yang mereka dan para penumpang dapat menghindari gangguan dan penundaan lebih lanjut," tambahnya.
Lebih dari 5.600 penerbangan ditunda pada hari Jumat dan 500 penerbangan dibatalkan, menurut FlightAware, sebuah situs web pelacakan penerbangan.
Di Bandara LaGuardia, New York, 50 persen penerbangan ditunda dan 12 persen dibatalkan, dengan penundaan rata-rata 140 menit. Sementara Bandara Nasional Reagan di Washington, DC mengalami penundaan seperempat penerbangan.
Artikel Terkait
Saudi Serukan Kerja Sama Internasional Jaga Stabilitas Selat Hormuz
Kemnaker Tetapkan Penyaluran Uang Saku MagangHub Dimulai 25 Maret 2026
Polres Kuansing Bakar Tiga Rakit Penambangan Emas Ilegal di Kuantan Tengah
Dua Pendaki Hilang di Gunung Dako, Tim SAR Gabungan Dikerahkan