Lima anggota DPR resmi dinonaktifkan partai masing-masing menyusul pernyataan publik yang memicu kerusuhan Agustus 2025. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI telah mengonfirmasi akan menindaklanjuti kasus ini setelah menerima pengaduan dan surat resmi.
Keputusan MKD dikeluarkan dalam rilis resmi Kamis (30/10/2025). Rapat internal tertutup digelar sehari sebelumnya, dipimpin Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam dengan dihadiri empat pimpinan, delapan anggota, serta perwakilan sekretariat dan tenaga ahli.
MKD menegaskan akan memproses lima perkara pengaduan dan melanjutkan penanganan terhadap anggota DPR berstatus nonaktif. Langkah ini diambil untuk menegakkan kode etik parlemen.
Artikel Terkait
MUI Lampung Bagikan Contoh Khutbah Jumat tentang Menjaga Semangat Ibadah Pasca-Ramadan
Mantan Suami di Pati Robohkan Rumah Gono-Gini Usai Mantan Istri Akan Menikah Lagi
Pemkab Magetan Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat bagi ASN
FIFA Umumkan 52 Wasit Utama untuk Piala Dunia 2026, Termasuk Enam Wasit Perempuan