Polisi Ungkap Komplotan Perampok Nasabah Koperasi di Bekasi, Sudah 3 Kali Beraksi

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB
Polisi Ungkap Komplotan Perampok Nasabah Koperasi di Bekasi, Sudah 3 Kali Beraksi

Polisi mengungkap bahwa komplotan perampok bersenjata tajam yang menyasar nasabah koperasi di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ternyata sudah tiga kali beraksi. Mereka tidak mengenal korban dan memilih sasaran secara acak.

"Dari hasil keterangan yang disampaikan oleh para tersangka, mereka sudah melakukan sebanyak tiga kali pencurian dengan kekerasan dengan modus yang sama di wilayah Bekasi Kabupaten, Bekasi Kota, kemudian Jakarta Timur," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Dalam kasus terakhir, para pelaku membuntuti korban dari bank hingga akhirnya melakukan perampokan. "Nggak (saling mengenal), itu pelaku acak. Jadi dia melihat di bank, kemudian dia ikutin, baru dia eksekusi," ujarnya.

Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Rabu (5/8) siang bolong dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, korban yang mengendarai motor mampir di sebuah lapak. Belum sempat memarkirkan motornya, dua pria bersenjata tajam langsung menyerangnya. Mereka membacok korban berulang kali hingga korban membentur gerobak dagangan dan hampir terguling.

Pelaku kemudian membawa kabur tas milik korban dan pergi dari lokasi. Sejumlah orang di sekitar tampak kaget, dan seorang wanita terlihat menyelamatkan anak kecil yang sedang makan di lokasi saat perampokan terjadi.

Dua Pelaku Ditembak

Sebelumnya, polisi menangkap enam pelaku perampokan bersenjata tajam yang menyasar pegawai koperasi di Cibitung. Dua pelaku di antaranya sempat melawan saat hendak ditangkap.

"Terhadap dua orang pelaku, karena keduanya melakukan perlawanan pada saat dilakukan penangkapan, maka kami melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap kedua tersangka tersebut," kata Iman.

Saat ini, keenam pelaku telah ditahan di Polda Metro Jaya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui telah menjalankan aksinya beberapa kali di berbagai tempat.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags