Topan Mekkhala Hantam Jepang, 2,2 Juta Warga Diungsikan dan 200 Penerbangan Batal

- Jumat, 26 Juni 2026 | 12:40 WIB
Topan Mekkhala Hantam Jepang, 2,2 Juta Warga Diungsikan dan 200 Penerbangan Batal

Otoritas Jepang memerintahkan lebih dari dua juta warga untuk mengungsi dan mengeluarkan peringatan dini banjir serta tanah longsor, saat Topan Mekkhala diperkirakan menghantam wilayah selatan dan barat negara itu pada Jumat (26/6) waktu setempat. Dampaknya, sedikitnya 200 penerbangan terpaksa dibatalkan.

Sebelum bergerak menuju Jepang, topan yang membawa hujan deras dan angin kencang ini lebih dulu menerjang Taiwan. Aktivitas di pulau tersebut lumpuh sebagian, dengan sekitar enam juta orang tidak dapat bekerja atau bersekolah.

Mekkhala, yang kini statusnya telah turun menjadi badai tropis, sedang mendekati Kepulauan Ryukyu di Jepang bagian selatan. Sebelumnya, badai ini membawa hujan lebat ke wilayah selatan Taiwan seperti Kaohsiung, Tainan, dan Pingtung.

Berdasarkan prakiraan cuaca, hembusan angin yang dibawa Mekkhala mencapai kecepatan 144 kilometer per jam. Hujan deras dan angin kencang diperkirakan mengguyur sebagian wilayah Jepang bagian selatan dan barat. Otoritas setempat memperingatkan risiko tanah longsor, banjir, dan meluapnya sungai.

Perintah evakuasi telah dikeluarkan untuk 2,2 juta penduduk di wilayah yang diprediksi menjadi jalur lintasan topan. Kementerian Pertanahan Jepang mengumumkan bahwa lebih dari 200 penerbangan telah dibatalkan, puluhan layanan kereta api dihentikan, dan sejumlah ruas jalan tol ditutup.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.