Jabal Uhud: Wisata Sejarah, Alam, dan Budaya Lengkapi Perjalanan Spiritual Jemaah Haji Indonesia

- Rabu, 24 Juni 2026 | 10:45 WIB
Jabal Uhud: Wisata Sejarah, Alam, dan Budaya Lengkapi Perjalanan Spiritual Jemaah Haji Indonesia

Jabal Uhud di Madinah bukan sekadar destinasi ziarah bersejarah bagi jemaah haji Indonesia. Di kawasan yang menjadi saksi Perang Uhud pada tahun ketiga hijriah ini, para pengunjung bisa menikmati pemandangan pegunungan khas Madinah dan merasakan pengalaman menunggang unta tradisi yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Arab.

Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji, banyak jemaah Indonesia menyempatkan diri untuk berziarah ke lokasi yang menyimpan nilai sejarah tinggi dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW itu. Di tempat ini, mereka dapat menyaksikan langsung Bukit Uhud, yang namanya diabadikan dari peristiwa besar dalam sejarah Islam.

Tidak jauh dari kawasan bukit, terdapat makam para syuhada Uhud. Di antaranya adalah makam Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Rasulullah, yang menjadi tujuan ziarah umat Muslim dari berbagai negara.

Selain wisata religi dan sejarah, kawasan Jabal Uhud juga menawarkan suasana alam yang memikat. Hamparan pegunungan batu dengan latar langit biru khas Madinah menjadi favorit jemaah untuk mengabadikan momen selama berada di Tanah Suci.

Salah satu aktivitas yang banyak menarik perhatian adalah menunggang unta. Dengan didampingi pemiliknya, jemaah dapat merasakan sensasi berkeliling singkat di sekitar kawasan tersebut. Seorang jemaah haji Indonesia mengaku memilih mengunjungi Jabal Uhud karena tempat ini menyediakan beragam spot menarik untuk menikmati pemandangan sekaligus berfoto. Menurutnya, berbagai wisata dan jajanan di kawasan ini juga ditawarkan dengan harga yang masih terjangkau bagi jemaah.

Bagi jemaah haji Indonesia, kunjungan ke Jabal Uhud menjadi lebih dari sekadar wisata. Destinasi ini memadukan wisata sejarah, keindahan alam, dan pengalaman budaya yang melengkapi perjalanan spiritual di Tanah Suci.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar