Sekitar lima ribu pendukung Benfica memadati Fan Zone Estádio da Luz pada Minggu sore, 9 Agustus 2026. Mereka datang untuk menyambut kedatangan bus tim sekaligus menyaksikan laga pembuka Primeira Liga melawan Académico de Viseu melalui layar lebar. Sorakan meriah pecah saat bus yang membawa skuad Benfica melintas di dekat patung Eusébio sekitar pukul 18.50 waktu setempat. Setelah turun dari bus, para pemain menyapa kerumunan suporter yang menyalakan suar serta mengibarkan bendera sebelum memberikan penghormatan di depan patung Eusébio.
Pertandingan kandang ini harus berlangsung tanpa penonton di dalam tribune akibat sanksi dari Otoritas Pencegahan dan Pemberantasan Kekerasan dalam Olahraga (APCVD). Hukuman tersebut dijatuhkan atas pelanggaran penggunaan flare atau suar oleh pendukung dalam lima pertandingan sepanjang musim 2022/2023.
Meski demikian, atmosfer di luar area stadion tetap ramai sejak tiga jam sebelum kick-off. Manajemen klub menyiapkan fasilitas tambahan dengan membuka area kuliner sejak pukul 12.00 dan memasang layar besar di dekat area parkir untuk menampung kehadiran suporter, termasuk para imigran yang sedang berlibur.
Pengalaman berbeda dalam laga ini turut dirasakan oleh tokoh dan pendukung klub yang hadir langsung di lokasi.
"Anak-anak kita sudah menunjukkan bahwa ada Benfica dalam tim ini. Mereka membuat kita bermain di balik pintu tertutup, tetapi setelah kemenangan besar melawan Hearts, kita akan membuka pintu untuk semua gelar. Perjuangan meraih gelar ke-39 dimulai sekarang," kata Noronha Lopes, mantan calon presiden Benfica.
Klub sebelumnya juga tercatat pernah menggelar laga tanpa penonton di Estádio da Luz pada 15 Mei 2021 saat meraih kemenangan 4-3 atas Sporting akibat pembatasan pandemi COVID-19.
"Saya sudah menjadi imigran di Jerman selama 23 tahun dan sangat ingin berada di tribune untuk mendukung tim. Sangat sedih tidak bisa melakukannya, saya pikir pihak berwenang seharusnya memilih hukuman lain. Namun terlepas dari semuanya, kami tetap di sini," ujar João Resende, pendukung Benfica.
Di dalam lapangan, pelatih Benfica Marco Silva memilih tidak mengubah susunan pemain dan menurunkan komposisi yang sama seperti saat mengalahkan Hearts 6-1. Kiper Samuel Soares tampil di bawah mistar dengan dilindungi empat bek, yaitu Alexander Bah, Tomás Araújo selaku kapten, Lenglet, dan Samuel Dahl. Lini tengah diisi oleh Enzo Barrenechea, Leandro Barreiro, dan Sudakov, sementara barisan depan ditempati Prestianni, Pavlidis, dan Rafa Silva. Di kubu lawan, Académico de Viseu menurunkan Ewerton, Robinho, Rúben Pereira, Anthony Correia, Milioransa, Kahraman, Soufiane Messeguem, Álvaro Zamora, Alejandro Mestanza, João Guilherme, dan André Clóvis.
Artikel Terkait
Hearts Takluk 1-6 di Kandang Benfica, Braga: Kami Kebobolan karena Kualitas Mereka di Depan
Kekecewaan Braga Usai Hearts Dihancurkan Benfica di Liga Europa
Pavlidis Cetak Empat Gol, Benfica Hancurkan St. Gallen 5-0
Pavlidis Cetak Empat Gol, Benfica Hajar St. Gallen 5-0