Kapten Benfica Kritik Sanksi Laga Tanpa Penonton Usai Imbang di Liga Portugal

- Senin, 10 Agustus 2026 | 05:30 WIB
Kapten Benfica Kritik Sanksi Laga Tanpa Penonton Usai Imbang di Liga Portugal

Kapten Benfica, Tomas Araujo, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan otoritas sepak bola yang mengosongkan tribun Estadio da Luz saat timnya ditahan imbang 2-2 oleh Academico de Viseu pada pekan perdana Liga Portugal, Minggu (9/8/2026). Menurutnya, larangan penonton hadir di kandang menjadi kerugian besar bagi timnya.

Bek tengah berusia 24 tahun itu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai hasil imbang ini sebagai awal yang buruk, terutama karena Benfica sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan namun terlalu mudah kebobolan. "Mustahil memulai liga seperti ini. Kami juga kurang beruntung, beberapa bola membentur tiang, banyak peluang... tetapi sangat mudah cara kami kebobolan," ujarnya.

Araujo kemudian merinci evaluasi taktiknya terhadap dua gol yang bersarang di gawang Benfica. "Sebuah sepak pojok yang tidak boleh terjadi hingga umpan silang di mana garis pertahanan harus berhenti sedikit lebih awal. Saya juga harus mengontrol pergerakan," jelas pemain berpaspor Portugal itu.

Dukungan Suporter di Luar Stadion

Di tengah kritiknya, Araujo memberikan apresiasi kepada para pendukung yang tetap setia memberikan dukungan dari luar stadion selama pertandingan berlangsung. "Menyoroti dukungan para penggemar, yang berada di luar sana mendukung kami. Percayalah pada kami. Kami tidak akan membiarkan ini jatuh," kata Araujo.

Ia menegaskan bahwa kehadiran penonton di kandang sangat vital bagi tim. "Para penggemar adalah pemain ke-12 kami di kandang. Mereka merampas hal itu dari kami. Ini adalah tindakan yang konyol," tegasnya. Araujo juga meminta Liga atau Federasi untuk memikirkan ulang kebijakan tersebut. "Tapi ya, suara mereka terdengar selama 90 menit," tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Araujo berjanji akan bekerja lebih keras untuk memperbaiki performa tim pada laga-laga berikutnya. "Percayalah pada kami, kami tidak akan membiarkan ini jatuh, kami akan maju ke depan. Para penggemar, di sini di rumah, memberi kami kekuatan yang sangat besar, mereka adalah pemain ke-12. Namun mereka merampasnya dari kami, sebuah tindakan yang agak konyol, Liga atau Federasi yang harus memikirkannya... Para penggemar membuat diri mereka terdengar selama 90 menit, kami berterima kasih untuk itu, sekarang adalah terus bekerja," pungkasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags