Polda Jateng Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026, Bukti Transformasi Polri Layani Generasi Muda

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15 WIB
Polda Jateng Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026, Bukti Transformasi Polri Layani Generasi Muda

Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menjadi pelopor penyelenggaraan turnamen olahraga elektronik (e-sport) di lingkungan Korps Bhayangkara, sebuah langkah yang dinilai sebagai bentuk transformasi institusi dalam melayani generasi muda. Kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 itu telah dimulai sejak beberapa waktu lalu, dimulai dari tingkat kepolisian resor (Polres) di seluruh Jawa Tengah.

Seluruh Polres di Jawa Tengah telah mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk berlaga dalam Turnamen MLBB E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 yang berlangsung di De Tjolomadoe, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Ajang ini menjadi babak kualifikasi untuk memperebutkan tiket mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional, yakni Kapolri Cup.

Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Ribut Hari Wibowo, menyatakan bahwa turnamen e-sport ini merupakan bukti nyata transformasi Polri dalam menjangkau dan melayani kelompok usia produktif. Menurutnya, perubahan demografi masyarakat Indonesia yang didominasi oleh generasi milenial, Gen Z, dan Gen Alpha mendorong kepolisian untuk menyesuaikan strategi pelayanan publik.

“Ini bukti transformasi kepolisian. Kami menyadari 70 persen masyarakat Indonesia sekarang didominasi oleh milenial, Gen Z, dan Gen Alpha. Otomatis masyarakat yang harus kita layani, menjadi customer kita, 70 persen adalah generasi muda. Ini bukti Polri melalui Polda Jateng bertransformasi, setiap strategi kepolisian kita sudah mengedepankan Gen Z,” ujar Ribut dalam sambutannya, Sabtu (20/6/2026).

Dia menambahkan, Polri saat ini tidak hanya berperan sebagai pelindung masyarakat, tetapi juga sebagai pendukung pengembangan potensi generasi muda. Langkah ini merupakan bagian dari program besar bernama Jateng Youth Movement yang dicanangkan Polda Jawa Tengah. Dengan menyediakan ruang ekspresi yang positif seperti turnamen e-sport, generasi muda diharapkan dapat terhindar dari pengaruh negatif dan kegiatan yang merugikan masa depan mereka.

“Jangan sampai masa depan kita AFK dari cita-cita kita, yang main Mobile Legend pasti tahu. Pengaruh negatif support besar, kita akomodir dengan kegiatan positif,” ucapnya.

Sementara itu, Ribut berkomitmen untuk memperjuangkan event Kapolda Jateng Cup dan Kapolres Cup menjadi turnamen tahunan yang bergengsi, termasuk Kapolri Cup. Ia berharap ajang ini dapat menjadi wadah kompetisi yang dinantikan oleh komunitas e-sport di Indonesia.

“Tunjukkan generasi muda hari ini adalah yang terpilih dari tingkat Polres, dari tingkat Polsek, dan sekarang bertanding di Polda Jateng Cup. Insya Allah, putra-putri terbaik Jateng bisa memenangkan Kapolri Cup 2026,” tuturnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar