BPBD Sigi Catat 2.319 Rumah Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,7

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 03:15 WIB
BPBD Sigi Catat 2.319 Rumah Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,7

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mencatat sebanyak 2.319 unit rumah rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Selasa, 16 Juni 2026 lalu.

Kepala BPBD Sigi, Henri Kusuma, merinci bahwa dari total rumah rusak tersebut, sebanyak 1.966 unit mengalami kerusakan ringan, 219 unit rusak sedang, dan 134 unit lainnya rusak berat. Data ini dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) setempat.

"Jadi berdasarkan data dari Pusdalops PB untuk rumah rusak sebanyak 2.319 unit terdiri dari rusak ringan 1.966 rumah, rusak sedang 219 unit dan rusak berat 134 unit," ujar Henri dalam keterangannya, Jumat, 19 Juni 2026.

Selain kerusakan infrastruktur, bencana ini juga menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Henri menyebutkan bahwa tiga warga dilaporkan meninggal dunia, sementara 17 orang mengalami luka berat dan 108 lainnya luka ringan. Secara keseluruhan, jumlah korban dan warga terdampak mencapai 8.586 jiwa, yang terdiri dari 2.762 kepala keluarga.

Wilayah terdampak gempa tersebar di 42 desa yang berada dalam sembilan kecamatan. Adapun kecamatan yang mengalami dampak meliputi Sigi Kota, Palolo, Nokilalaki, Tanambulava, Lindu, Dolo, Sigi Biromaru, Dolo Selatan, dan Gumbasa.

"Sebaran desa terdampak cukup parah itu di Desa Uneni, Tongoa, Kamarora A, Kamarora B dan Sintuwu," sebut Henri.

Di sisi lain, sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Sigi juga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Fasilitas tersebut mencakup kantor pemerintahan, 16 masjid dan 63 gereja, 37 sekolah, serta lima puskesmas.

Henri menegaskan bahwa pihaknya terus memperbarui data kerusakan dan korban setiap hari. "Data-data ini terus kami update setiap harinya dan dilaporkan kepada Pemkab Sigi," katanya.

Sebagai informasi, gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala, dan Kota Palu pada pukul 10.27 WIB, Selasa, 16 Juni 2026, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar