Pemerintah Kota Palu mengambil langkah darurat dengan menutup sementara akses lalu lintas di Jembatan Palu III, Sulawesi Tengah, menyusul dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut. Keputusan ini diambil setelah ditemukan sejumlah kendala pada struktur jembatan akibat guncangan seismik yang terjadi pada Selasa pagi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trinso Yunianto, menjelaskan bahwa penutupan sementara dilakukan berdasarkan instruksi langsung kepala daerah. “Penutupan sementara akses berdasarkan instruksi kepala daerah, terjadi beberapa kendala pada bagian jembatan setelah diguncang gempa,” ujarnya. Saat ini, pihaknya bersama kepolisian setempat telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
Rute dari arah Jalan Kimaja dialihkan menuju Jalan Rajamoili, sementara Jembatan Palu IV disiapkan sebagai jalur alternatif bagi pengendara yang hendak menuju wilayah Palu barat. Di sisi lain, arus lalu lintas dari arah Jalan KH Wahid Hasyim dialihkan ke Jalan Teuku Umar atau melalui kompleks pasar tua. Adapun pengguna jalan yang menuju Palu bagian timur dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui Jembatan Palu I.
“Rambu-rambu sudah dipasang. Petugas dari kepolisian dan Dishub juga sudah disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas,” kata Trinso menambahkan. Pemerintah juga telah mengirimkan tim khusus untuk memeriksa kondisi Jembatan Palu III secara menyeluruh setelah ditemukan retakan pada bagian sambungan jembatan. Kelayakan jembatan untuk dilalui kembali masih menunggu hasil kajian dari instansi teknis terkait.
Trinso menegaskan bahwa langkah penutupan ini merupakan bentuk antisipasi pemerintah untuk memberikan rasa aman dan keselamatan bagi masyarakat pascagempa. “Kami berharap masyarakat memahami situasi saat ini. Bagi pengguna jalan, kami mengimbau untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna menghindari kecelakaan,” ucapnya.
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 terjadi sekitar pukul 10.27 WIB dengan kedalaman 10 kilometer, berpusat 42 kilometer arah tenggara Kota Palu. Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, hingga pukul 14.30 WITA tercatat telah terjadi 71 kali gempa susulan di Kota Palu dan sekitarnya.
Artikel Terkait
Netanyahu Tegaskan Komitmen Strategis dengan AS di Tengah Perbedaan Pandangan soal Iran
Warga Amankan Pria Diduga Tipu Anak dengan Modus Top Up Game di Sawangan
Arema FC Resmi Lepas Samuel Balinsa Usai Tiga Musim
BEM Bersatu Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa oleh Kepentingan Politik Praktis