Debit air di sejumlah daerah irigasi di wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai mengalami penyusutan. Kondisi ini dipicu oleh menurunnya intensitas curah hujan yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir.
Kepala UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah V Sukanagara, MM Kurniawan, mengonfirmasi bahwa penurunan debit air telah terpantau di beberapa titik. “Di wilayah (UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi) Sukanagara dan Pagelaran, memang sudah terjadi penurunan debit (air) di beberapa daerah irigasi,” ujarnya pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kurniawan mengaku telah melakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi terkini. Ia menerangkan, di lingkup UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah Pagelaran, penyusutan debit terlihat di daerah irigasi Cireundeu, Kecamatan Tanggeung, serta di daerah irigasi Cilumut Pasirkerud.
“Sudah kami cek lapangan. Di tengah potensi kemarau, kami intensifkan monitoring lapangan untuk memastikan pasokan air tak terganggu,” tuturnya.
Meski mengalami penurunan, Kurniawan memastikan debit air yang tersedia saat ini masih diperkirakan mencukupi untuk memasok lahan pertanian hingga selesainya musim tanam (MT) II. Ia bahkan mencatat, beberapa daerah irigasi justru memiliki debit air yang lebih baik saat kemarau dibandingkan musim hujan, seperti di Batu Beureum.
“Pada prinsipnya, debit air memang mengalami penurunan. Tapi debitnya insyaallah masih mencukupi sampai selesainya musim tanam II,” jelasnya.
UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah V Sukanagara memiliki cakupan kewenangan yang meliputi empat kecamatan, yakni Sukanagara, Kadupandak, Cijati, dan Takokak. Di wilayah tersebut, terdapat 36 titik daerah irigasi yang menjadi tanggung jawab unit ini. Sebanyak lima titik di antaranya merupakan irigasi teknis, sementara sisanya adalah irigasi sederhana.
Total luas areal yang tercakup mencapai 7.800 hektare, atau hampir mendekati 8.000 hektare. Areal tersebut meliputi persawahan, perkebunan, dan lahan pertanian lainnya.
Artikel Terkait
Leo/Daniel Tersingkir di Babak Kedua Australian Open 2026 Usai Dikalahkan Unggulan Kedua China
Mensos Gus Ipul: Siswa Sekolah Rakyat Kini Lebih Percaya Diri dan Disiplin Usai 10 Bulan Belajar
Polda Metro Jaya Panggil Lagi Dua Influencer yang Mangkir di Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Polda Riau Bongkar Pencucian Uang dari Perdagangan Gading Gajah, Dua Tersangka Dibekuk