Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir Krui yang berlokasi di Kabupaten Pesisir Barat, sebuah langkah konkret pemerintah untuk menjangkau wilayah terpencil.
Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dan daerah terpencil di Provinsi Lampung. Pembangunan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari program percepatan infrastruktur kesehatan yang digagas pemerintah pusat, berawal dari usulan Rahmat agar warga Pesisir Barat dan sekitarnya mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
Menurut Rahmat, RSUD KH Muhammad Thohir menjadi tonggak penting dalam memperkuat pemerataan pembangunan kesehatan di Lampung. Selama ini, masyarakat setempat kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap rumah sakit rujukan, sehingga kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak tersebut.
Rumah sakit ini dibangun melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp152,99 miliar. Progres pembangunan fisiknya telah mencapai 100 persen pada akhir tahun 2025 dan kini siap memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif kepada masyarakat.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mendorong pembangunan sektor kesehatan dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Upaya itu diawali dengan usulan pembangunan rumah sakit di Pesisir Barat yang disampaikan Rahmat pada November 2024, dilanjutkan dengan usulan pembangunan jalan akses menuju rumah sakit, serta rencana pembangunan jalan melalui skema IJD pada tahun 2026. Pemprov juga mengupayakan pengaktifan kembali layanan BPJS Kesehatan, termasuk nota kesepahaman untuk kerja sama ulang, serta pemenuhan tenaga dokter spesialis untuk layanan prioritas, seperti kesehatan jiwa, jantung, saraf, urologi, kesehatan ibu dan anak (KJSU KIA), serta non-KJSU.
Dari sisi kapasitas, RSUD KH Muhammad Thohir mengalami peningkatan signifikan. Sebelumnya hanya memiliki sekitar 98 tempat tidur, kini kapasitasnya bertambah menjadi 137 tempat tidur. Rumah sakit ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, antara lain Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), layanan hemodialisa, kamar operasi, radiologi, laboratorium, layanan rawat jalan, serta ruang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas kesehatan modern di Kabupaten Pesisir Barat. Menurut dia, masyarakat kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.
“Saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai,” ujar Prabowo dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).
Sebelum peresmian, Presiden bersama Rahmat dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau sejumlah fasilitas yang telah tersedia, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli anak, poli gigi, poli umum, poli THT, poli kandungan dan kebidanan, hingga poli penyakit dalam.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa RSUD KH Muhammad Thohir merupakan salah satu dari 66 rumah sakit yang dibangun pemerintah pusat untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan daerah. Rumah sakit ini diproyeksikan mampu menangani lima kelompok penyakit penyebab kematian tertinggi, yaitu stroke, jantung, kanker, gangguan ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak.
Selain gedung dan fasilitas pelayanan yang telah rampung, pemerintah terus melengkapi kebutuhan alat kesehatan modern dan tenaga medis spesialis guna memastikan layanan berjalan optimal. Dengan beroperasinya RSUD KH Muhammad Thohir, Pemprov Lampung berharap masyarakat Pesisir Barat, Lampung Barat, dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan rujukan yang lebih mudah dijangkau. Langkah ini sekaligus diharapkan mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke Bandar Lampung atau ke luar daerah.
Kehadiran rumah sakit ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov Lampung dalam mewujudkan pemerataan pembangunan kesehatan. Masyarakat di wilayah pesisir dan daerah terpencil kini mendapatkan hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Artikel Terkait
Remaja 13 Tahun di Cimahi Alami Lengan Tertancap Pagar Besi saat Kejar Layangan
Polisi Kenya Tembak Demonstran Tolak Pusat Karantina Ebola AS di Nanyuki, Satu Tewas
Polri Salurkan 550 Paket Bansos ke Pengemudi Ojol dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Menteri Lingkungan Hidup Canangkan Target Bali 100 Persen Pemilahan Sampah