Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir Barat Kian Dekat

- Rabu, 10 Juni 2026 | 19:45 WIB
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Akses Kesehatan Masyarakat Pesisir Barat Kian Dekat

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir Krui, yang berlokasi di Kabupaten Pesisir Barat. Peristiwa ini menandai babak baru bagi akses layanan kesehatan di wilayah pesisir dan daerah terpencil di Provinsi Lampung.

Kehadiran rumah sakit tersebut merupakan implementasi nyata dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata. Pembangunannya menjadi bagian dari program percepatan pembangunan rumah sakit yang diinisiasi oleh pemerintah pusat, menyusul usulan Rahmat agar masyarakat Pesisir Barat dan sekitarnya mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas. Menurut Rahmat, langkah ini menjadi krusial dalam memperkuat pemerataan pembangunan kesehatan di Lampung, terutama bagi mereka yang selama ini kesulitan menjangkau rumah sakit rujukan.

Rumah sakit ini dibangun melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan dukungan anggaran dari APBN sebesar Rp152,99 miliar. Progres pembangunan fisiknya telah mencapai seratus persen pada akhir tahun 2025, sehingga kini siap memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif kepada masyarakat. Pemerintah Provinsi Lampung, dengan dukungan pemerintah pusat, terus mendorong pembangunan bidang kesehatan. Upaya tersebut diawali dengan usulan pembangunan rumah sakit di Pesisir Barat oleh Rahmat pada November 2024, dilanjutkan dengan usulan pembangunan jalan akses menuju rumah sakit, serta rencana pembangunan jalan melalui IJD pada tahun 2026.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga mendorong pengaktifan kembali layanan BPJS dan penandatanganan kerja sama ulang, serta pemenuhan tenaga dokter spesialis untuk layanan prioritas, termasuk RS KJSU, KIA, dan non-KJSU. Dari segi kapasitas, RSUD KH Muhammad Thohir mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya sekitar 98 tempat tidur menjadi 137 tempat tidur. Fasilitas modern yang telah tersedia meliputi Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), layanan hemodialisa, kamar operasi, radiologi, laboratorium, layanan rawat jalan, serta ruang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas kesehatan modern di Kabupaten Pesisir Barat. Menurutnya, masyarakat kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

“Saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai,” ujar Prabowo dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

Sebelum peresmian, Presiden bersama Rahmat dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau sejumlah fasilitas yang telah tersedia, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli anak, poli gigi, poli umum, poli THT, poli kandungan dan kebidanan, hingga poli penyakit dalam. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa RSUD KH Muhammad Thohir merupakan salah satu dari 66 rumah sakit yang dibangun pemerintah pusat untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan daerah. Rumah sakit ini diproyeksikan mampu menangani lima kelompok penyakit penyebab kematian tertinggi, yakni stroke, jantung, kanker, gangguan ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak.

Selain gedung dan fasilitas pelayanan yang telah rampung, pemerintah juga terus melengkapi kebutuhan alat kesehatan modern dan tenaga medis spesialis untuk memastikan layanan berjalan optimal. Dengan beroperasinya RSUD KH Muhammad Thohir, Pemerintah Provinsi Lampung berharap masyarakat Pesisir Barat, Lampung Barat, dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan rujukan yang lebih mudah dijangkau. Hal ini sekaligus diharapkan dapat mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke Bandar Lampung atau ke luar daerah. Kehadiran rumah sakit ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan kesehatan, sehingga masyarakat di wilayah pesisir dan terpencil mendapatkan hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar