Prabowo Disebut Miliki Hubungan Harmonis dengan Trump, Putin, dan Xi Jinping

- Minggu, 31 Mei 2026 | 18:50 WIB
Prabowo Disebut Miliki Hubungan Harmonis dengan Trump, Putin, dan Xi Jinping

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki hubungan yang harmonis dengan sejumlah pemimpin negara adidaya, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden China Xi Jinping.

“Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang unik, mungkin satu-satunya di dunia yang bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan kekuatan-kekuatan besar adidaya. Beliau punya hubungan yang baik dengan Presiden Putin dari Rusia, dengan Presiden Donald Trump dari AS maupun dengan Xi Jinping dari RRC,” kata Qodari dalam pernyataannya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Qodari, hubungan baik itu membawa manfaat nyata bagi Indonesia, terutama dalam menghadapi dinamika global saat ini sekaligus mendukung kepentingan nasional di masa depan. “Semua ini tentu kita merasakan manfaatnya dalam konteks situasi dan kondisi pada hari ini maupun pada konteks masa depan,” ujarnya.

Di sisi lain, Qodari menilai bahwa hubungan personal yang terjalin antara Prabowo dan para pemimpin dunia menjadi modal penting dalam memperkuat kerja sama antarnegara. Ia menekankan bahwa hubungan antarkepala negara merupakan modal sosial yang memiliki nilai strategis, setara dengan modal ekonomi dan politik, dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan.

“Kita tahu bahwa modal sosial itu tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan modal-modal yang lain, baik itu modal ekonomi maupun modal politik dalam hal membangun hubungan baik dan kerja sama antar negara,” jelasnya.

Ia menambahkan, modal sosial yang dimiliki Prabowo di tingkat global diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Indonesia dalam menjalin hubungan diplomatik, perdagangan, investasi, serta kerja sama strategis dengan berbagai negara.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar