Organisasi Rohani Islam (Rohis) PT Pegadaian kembali menegaskan komitmen sosialnya dengan menggelar pemotongan dan pendistribusian hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang mengusung tema “Satu Ketulusan Sejuta Kemanfaatan” ini dipusatkan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Amanah Bersama Agro, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi. Langkah ini menjadi bukti bahwa perusahaan pelat merah tersebut tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat pilar tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Di tengah transformasi besar Pegadaian sebagai pelopor Layanan Bank Emas atau Bullion Bank pertama di Indonesia serta akselerator digitalisasi keuangan nasional, aksi kepedulian ini menunjukkan bahwa modernisasi korporasi dapat berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi kesejahteraan sosial. Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menyatakan bahwa momentum Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah, melainkan pengingat akan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi.
“Momentum Idul Adha bukan hanya menjadi bentuk ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pengingat esensial bagi korporasi dan seluruh insan Pegadaian akan pentingnya nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Ferdian dalam keterangan tertulis pada Jumat (29/5/2026). Ia menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan pada acara pemotongan kurban di RPH Amanah Bersama Agro, Rabu (29/5).
Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Rohis Pegadaian berhasil mengumpulkan 22 ekor hewan kurban, terdiri dari 14 sapi dan 8 kambing. Jumlah tersebut terhimpun secara organik dari alokasi Dana Kebajikan Umat (DKU), partisipasi pribadi karyawan, serta dukungan dari mitra strategis korporasi, yakni PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), Galeri 24, dan PT Lotus Lingga Pratama. Berdasarkan kalkulasi teknis, seluruh hewan kurban diproyeksikan menghasilkan sekitar 4.500 paket daging berkualitas tinggi.
Untuk memastikan standar higienitas, kebersihan, dan kehalalan yang prima, proses pemotongan dan pencacahan sepenuhnya dilakukan oleh tenaga profesional di RPH terstandarisasi. Seluruh paket daging kurban kemudian akan dimobilisasi ke titik distribusi di CP Kebon Nanas untuk diserahkan secara tepat sasaran kepada kaum mustahiq dan masyarakat sekitar yang berhak menerima. Pola distribusi terpusat ini diterapkan guna meminimalkan kerumunan massa sekaligus menjaga ketertiban penyaluran bantuan di lapangan.
Melalui sinergi kurban ini, PT Pegadaian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mitra bisnis, dan panitia yang terlibat. Inisiatif sosial ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat kebersamaan yang lebih kuat, sekaligus mendukung program Asta Cita Pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 melalui pemenuhan gizi pangan yang merata serta peningkatan kesejahteraan masyarakat akar rumput.
Artikel Terkait
Dari Kantoran ke Pengusaha Kuliner, Dian Kembangkan Serundeng Krispi Tembus Pasar Eropa Berkat Pelatihan Rumah BUMN BRI
Baznas Salurkan Daging Dam Haji ke Warga Kurang Mampu di Pemalang
Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis Resmi Diluncurkan, Targetkan Perdagangan Tiga Kali Lipat pada 2035
Tokoh Adat Merauke Laporkan Ketua LBH Papua ke Polda Metro Jaya Terkait Pemutaran Film Tanpa Izin