PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember memastikan seluruh jalur kereta api di wilayahnya aman dilalui pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 yang mengguncang Jember, Jawa Timur, pada Selasa sore, 26 Mei 2026. Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa petugas prasarana telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi rel, jembatan, dan berbagai prasarana pendukung lainnya setelah gempa terjadi.
"Setelah dilakukan konfirmasi dan juga pengecekan pada pukul 16.05 WIB, maka seluruh lintas Daop 9 Jember dari Pasuruan sampai Ketapang baik jalur maupun bangunan stasiun dalam kondisi aman dan tidak sampai mengganggu operasional kereta api," kata Cahyo di Jember.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang semula tercatat bermagnitudo 5,1 kemudian diperbarui menjadi magnitudo 4,8 itu berpusat di 99 kilometer tenggara Jember dengan kedalaman 14 kilometer, tepatnya pada koordinat 9,07 Lintang Selatan dan 113,82 Bujur Timur. Cahyo menjelaskan, begitu guncangan gempa terasa, Pusat Pengendali Operasional Kereta Api (Pusdalopka) Daop 9 Jember segera berkoordinasi dengan seluruh petugas stasiun dari Pasuruan hingga Ketapang.
Sebagai langkah preventif yang mengedepankan aspek keselamatan, seluruh perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 9 Jember sempat diberhentikan luar biasa (BLB) sembari menunggu hasil pemeriksaan kondisi prasarana pascagempa. "Kereta api yang dilakukan BLB antara lain KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung dan KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang," tuturnya.
Kedua kereta tersebut diberhentikan sementara di Stasiun Kalisetail untuk menunggu hasil pengecekan jalur rel dan prasarana pendukung lainnya. Setelah dinyatakan aman, perjalanan KA Sangkuriang dan KA Pandanwangi kembali dilanjutkan pada pukul 16.10 WIB dengan keterlambatan sekitar 10 menit.
Sementara itu, sejumlah rangkaian kereta lain seperti KA Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen-Ketapang, KA Sri Tanjung relasi Yogyakarta-Ketapang, dan KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang tetap beroperasi normal sesuai jadwal pascagempa. KAI Daop 9 Jember menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama, sehingga setiap potensi gangguan, termasuk akibat bencana alam, akan ditangani sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.
"Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api tidak perlu khawatir, KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman dan selamat sampai tujuan," ujarnya.
Artikel Terkait
Teknik Tepat Mengolah Daging Kerbau: Alternatif Kurban yang Lezat, Sehat, dan Ekonomis
Polda Riau Siagakan Patroli Antisipasi Balap Liar dan Kemacetan Malam Takbir Iduladha
Family Gathering IKPNI 2026: Ahli Waris 65 Pahlawan Nasional Perkuat Nilai Perjuangan dan Nasionalisme
PAMA Buka Lowongan Kerja di Sulawesi untuk Lulusan SMA hingga S1, Batas Pendaftaran 4-11 Juni 2026