Iran Eksekusi Mati Pria yang Terbukti Jadi Agen Mossad dalam Operasi Spionase

- Selasa, 26 Mei 2026 | 18:10 WIB
Iran Eksekusi Mati Pria yang Terbukti Jadi Agen Mossad dalam Operasi Spionase

Otoritas kehakiman Iran kembali menjalankan hukuman mati terhadap seorang pria yang terbukti bekerja sama dengan badan intelijen Israel, Mossad, dalam sebuah kasus spionase yang disebut sebagai bagian dari operasi kompleks melawan keamanan nasional. Pria bernama Gholamreza Khani Shekarab itu dieksekusi dengan cara digantung pada Selasa (26/5/2026), setelah Mahkamah Agung menguatkan vonis mati yang dijatuhkan kepadanya. Langkah ini menjadi yang terbaru dari rangkaian eksekusi yang dilakukan Iran sepanjang tahun ini, khususnya yang berkaitan dengan kasus-kasus keamanan pasca pecahnya konflik bersenjata melawan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Pengumuman resmi mengenai eksekusi tersebut disampaikan oleh otoritas kehakiman Iran melalui situs Mizan Online, yang merupakan media resmi milik lembaga peradilan negara itu. Dalam laporannya, Mizan Online menyatakan bahwa Shekarab telah dijatuhi hukuman mati atas tuduhan kerja sama intelijen dan spionase untuk kepentingan rezim Zionis. “Gholamreza Khani Shekarab telah dieksekusi mati atas tuduhan kerja sama intelijen dan spionase untuk rezim Zionis,” demikian bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari laporan AFP pada hari yang sama.

Dalam keterangan lebih lanjut, Mizan Online menggambarkan Shekarab sebagai salah satu pemimpin operasional Mossad di luar negeri yang bertugas merekrut individu-individu di dalam negeri Iran untuk melakukan aksi-aksi yang mengancam keamanan. Menurut laporan tersebut, Shekarab berhasil ditangkap setelah melalui operasi intelijen yang rumit dan menggunakan taktik penipuan. “Pada akhirnya, dalam operasi yang kompleks dan menggunakan taktik penipuan intelijen, terdakwa dipandu masuk ke negara ini dan ditangkap,” tulis Mizan Online, sembari menambahkan bahwa penangkapan dilakukan oleh pasukan intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Lebih jauh, laporan itu juga mengungkapkan bahwa Shekarab mendapat tugas khusus dari Mossad untuk melakukan perjalanan ke salah satu negara di kawasan dengan tujuan mengidentifikasi dan mempersiapkan landasan bagi pembunuhan seorang rabi Yahudi. Tindakan tersebut, menurut otoritas Iran, dimaksudkan untuk menuduh Iran melakukan aksi anti-Yahudi. Eksekusi mati dengan metode hukuman gantung merupakan praktik yang lazim diterapkan di Iran, terutama dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan spionase dan keamanan nasional.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar