Sebanyak 52 orang tahanan kasus korupsi di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjalani ibadah salat Idul Adha yang difasilitasi langsung oleh lembaga antirasuah tersebut. Ibadah ini direncanakan berlangsung di Masjid Al-Ikhlas yang berada di Gedung Merah Putih KPK.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa dari total 62 orang tahanan yang menghuni Rumah Tahanan Cabang KPK di Gedung Merah Putih dan Gedung C1, sebanyak 52 orang di antaranya beragama Islam. "Saat ini, dari total 62 orang tahanan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih dan Gedung C1, terdapat 52 orang tahanan beragama Islam yang akan mengikuti ibadah ini," ujarnya kepada wartawan pada Selasa (26/5/2026).
Pelaksanaan ibadah salat Id bagi para tahanan muslim tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar yang tetap diberikan selama masa penahanan. Budi menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ibadah akan berjalan sesuai dengan tata tertib yang berlaku di lingkungan rutan.
Sementara itu, KPK juga membuka kesempatan bagi keluarga dan kerabat untuk melakukan kunjungan pada momen perayaan Idul Adha. Kunjungan dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. "Adapun untuk kegiatan kunjungan keluarga dan kerabat bagi para tahanan dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB," kata Budi.
Pemerintah sebelumnya telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Keputusan tersebut diumumkan melalui sidang isbat yang digelar pada Minggu (17/5).
Artikel Terkait
Pakar Unhas: DPRD Gowa Jangan Gegabah Gunakan Hak Angket Tanpa Data Faktual
TAUD Desak Hakim Perintahkan Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pemerintah Tunda Insentif Mobil dan Motor Listrik, Berbasis Nikel Mulai Juli 2026
Artha Graha Peduli Salurkan Ratusan Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia, Masjid Istiqlal Jadi Salah Satu Prioritas