Penembakan di Dekat Gedung Putih, Trump di Dalam Gedung Saat Kejadian

- Minggu, 24 Mei 2026 | 08:30 WIB
Penembakan di Dekat Gedung Putih, Trump di Dalam Gedung Saat Kejadian

Sebuah insiden penembakan terjadi di sekitar kompleks Gedung Putih, Amerika Serikat, pada Sabtu (23/5) pukul 18.00 waktu setempat, dan Presiden Donald Trump saat itu berada di kantornya di dalam gedung. Peristiwa ini bermula ketika seorang pria mendekati pos pemeriksaan keamanan di luar area kepresidenan dan melepaskan tembakan ke arah petugas Secret Service.

Agen Secret Service yang berjaga langsung merespons dengan membalas tembakan ke arah pelaku. Pelaku berhasil dilumpuhkan, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Dalam baku tembak tersebut, seorang warga sipil turut menjadi korban dan terkena tembakan.

“Selama penembakan, seorang warga sipil juga terkena tembakan. Masih belum jelas apakah warga sipil tersebut terkena tembakan awal tersangka atau selama baku tembak berikutnya,” ujar Juru bicara Secret Service dalam pernyataannya, Minggu (24/5/2026).

Secret Service mengonfirmasi bahwa Trump telah mendapat informasi mengenai insiden tersebut. Meskipun peristiwa itu terjadi di dekat lokasinya, aktivitas presiden tidak terganggu. “Personel Secret Service tidak terluka dan Presiden Donald Trump berada di kediaman dan tidak terpengaruh,” tambah juru bicara tersebut. Seorang pejabat Gedung Putih juga menyebutkan bahwa Trump telah menerima pengarahan langsung dari Secret Service terkait insiden itu.

Sementara itu, sebelum peristiwa penembakan terjadi, Trump diketahui tengah fokus pada negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran. Dalam wawancara telepon dengan CBS News, ia menyebut bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran semakin dekat. Meski demikian, Trump menolak memberikan rincian spesifik mengenai isi kesepakatan tersebut. “Setiap hari semakin baik dan semakin baik,” ujarnya.

“Saya tidak bisa memberi tahu Anda sebelum saya memberi tahu mereka, kan?” kata Trump kepada CBS News, menegaskan bahwa ia belum bisa membuka detail negosiasi kepada publik sebelum pihak terkait mendapat informasi terlebih dahulu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar