Menkeu Purbaya Umumkan Langkah Baru Pekan Depan untuk Perkuat Rupiah

- Jumat, 22 Mei 2026 | 21:15 WIB
Menkeu Purbaya Umumkan Langkah Baru Pekan Depan untuk Perkuat Rupiah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa pemerintah akan meluncurkan langkah baru pada pekan depan untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Kebijakan ini dirancang untuk menjaga stabilitas pasar keuangan sekaligus memastikan aliran devisa hasil ekspor tetap berada di dalam negeri.

“Minggu depan akan ada action dari saya untuk memperkuat nilai tukar. Nanti kalau itu mulai berjalan, kan hasil devisanya enggak lari ke mana-mana tuh dari ekspor batu bara, ekspor CPO juga akan tinggal di sini,” ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Sementara itu, implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) versi terbaru yang mulai berlaku pada Juni 2026 diyakini akan semakin memperkuat stabilitas rupiah. Pemerintah tidak hanya mengandalkan kebijakan devisa ekspor, tetapi juga terus menjaga stabilitas pasar obligasi domestik.

Menurut Purbaya, penurunan yield obligasi menjadi sinyal positif bagi investor asing untuk tetap masuk ke pasar keuangan Indonesia. Stabilitas harga surat utang negara dinilai sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap ekonomi nasional.

“Kita udah masuk ke bond kan. Bond-nya kan turun, yield-nya turun. Walaupun ada apa-apa, asing masih banyak masuk juga bareng kita. Jadi ketika stabilitas harga obligasi terlihat, asing nggak akan ragu untuk masuk,” ucapnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar