Politisi PDIP, Guntur Romli, menegaskan bahwa partainya hanya menagih janji Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait rencana berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pernyataan ini disampaikan Guntur untuk merespons kritik Ketua DPP PSI, Bestari Barus, yang menilai Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, berpikiran cetek karena mendesak Gibran pindah ke IKN.
Menurut Guntur, apa yang disampaikan Komarudin Watubun merupakan bentuk penagihan terhadap pernyataan Gibran sendiri yang sebelumnya menyatakan akan segera berkantor di IKN. Bahkan, kata Guntur, Gibran pernah menyebut bahwa 50 staf wakil presiden sudah berada di IKN. “Kapan Gibran menyusul 50 stafnya itu?” ujar Guntur saat dihubungi pada Selasa (20/5/2026).
Guntur menuding Gibran tidak menepati janjinya. Ia menyebut sikap wakil presiden itu bagaikan “sen kiri belok kanan”. Di sisi lain, Guntur menilai usulan Komarudin Watubun agar Gibran berkantor di Istana Kepresidenan IKN sudah tepat. Langkah itu, menurutnya, dapat mencegah agar biaya pembangunan Istana Wakil Presiden tidak menjadi mubazir.
Ia juga menekankan bahwa tidak ada tendensi buruk dari PDIP di balik desakan tersebut. “Tidak ada tendensi buruk, kalau kantor DPR dan rumah DPR kan memang belum jadi. Kalau istana Wapres yang mewah sudah selesai,” ujar dia.
Artikel Terkait
Sertu TNI Pelaku Pencabulan Anak di Konawe Selatan Ditangkap Setelah Sebulan Buron
Menlu Sugiono Koordinasikan Penyelamatan WNI yang Ditahan Israel di Misi Kemanusiaan Gaza
Kepala Sekolah SMK di Tangsel Diduga Lakukan Child Grooming terhadap Siswi, Polisi Turun Tangan
Arsenal Pastikan Gelar Juara Liga Inggris Usai Manchester City Ditahan Imbang Bournemouth