Upaya menjaga kesehatan mental ibu hamil di Indonesia mencatat sejarah baru setelah sebuah agenda meditasi khusus berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan bertajuk “TATA HATI – Meditasi Khusus Ibu Hamil” resmi dinobatkan sebagai aksi meditasi kesehatan mental ibu hamil dengan peserta terbanyak di Tanah Air.
Program yang diinisiasi oleh Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali ini digelar secara hybrid dalam rangka memperingati HUT IBI ke-75. Sebanyak 1.305 peserta tercatat dalam aksi kolektif tersebut, dengan rincian 111 peserta hadir langsung di lokasi dan sisanya mengikuti melalui 303 titik tautan Zoom yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
“Mewakili Yayasan Cahaya Cinta Kasih, saya menyambut kehadiran jiwa-jiwa mulia yang hari ini tengah mengemban amanah suci kehidupan. Kehadiran ibu-ibu di sini, baik secara fisik maupun melalui Zoom, adalah bukti kesadaran akan pentingnya menjaga gerbang pertama peradaban,” ujar Ketua Yayasan Cahaya Cinta Kasih, Adek Dharana, di Harris Hotel & Conventions Denpasar, Bali, Sabtu, 16 Mei 2026.
Adek menjelaskan, kolaborasi dengan IBI menjadi sangat spesial karena menyinergikan sains medis dengan pemulihan batin. Melalui metode SOUL Reflection yang dipandu oleh Bunda Arsaningsih, para ibu hamil diajak untuk membersihkan endapan negatif dan memperkuat afirmasi positif. Langkah ini dinilai penting demi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 sejak dalam kandungan.
“Kolaborasi Yayasan Cahaya Cinta Kasih bersama IBI dalam rangka HUT IBI ke-75 dan Hari Bidan Internasional merupakan sinergi antara sains medis dan pemulihan batin. Bidan menjaga raga, dan kita di sini bersama-sama menjaga jiwa,” tambah Adek.
Sementara itu, Senior Manager MURI, Triyono, yang hadir langsung memberikan piagam penghargaan, menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan unik ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan berkesinambungan demi melahirkan generasi yang sehat secara jasmani dan mental.
Sesi meditasi dipandu langsung oleh pakar energi Bunda Arsaningsih yang didampingi dr. Rastho Mahotama selaku Senior Trainer of SOUL. Pada kesempatan tersebut, Arsaningsih menekankan bahwa kondisi emosional ibu sangat memengaruhi pertumbuhan janin. Menurutnya, pembentukan rasa aman dan kualitas karakter anak sudah dimulai sejak masa kehamilan.
“Dari seorang ibu yang bahagia akan terlahir jiwa-jiwa yang bercahaya,” tutur Arsaningsih.
Secara ilmiah, metode yang digunakan dalam kegiatan ini telah teruji efektif menurunkan kecemasan ibu menjelang persalinan berdasarkan riset medis. Langkah holistik ini turut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali yang berharap gerakan serupa dapat terus digalakkan guna menekan angka kematian dini pada ibu hamil.
Artikel Terkait
BMKG: Sebagian Besar Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang Hari Ini
Polsek Babelan Amankan 674 Butir Obat Keras Ilegal dari Kompleks Pondok Ungu Permai
28 Tahun Reformasi: Cita-cita Luhur yang Terkhianati, Indonesia Kini Terjebak Kakistokrasi
Suami di Pagar Alam Cekik Istri hingga Tewas karena Tersinggung Status WhatsApp