Xi Jinping ke Trump: China dan AS Harus Jadi Mitra, Bukan Rival

- Kamis, 14 Mei 2026 | 10:55 WIB
Xi Jinping ke Trump: China dan AS Harus Jadi Mitra, Bukan Rival

Presiden China, Xi Jinping, menyampaikan pesan tegas kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bahwa kedua negara semestinya menjadi “mitra dan bukan rival.” Pernyataan itu disampaikan Xi saat keduanya menggelar pertemuan bilateral yang dinantikan banyak pihak di Beijing, Kamis (14/5) waktu setempat. Pertemuan tersebut menjadi momen penting di tengah ketegangan hubungan dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Menanggapi pernyataan Xi, Trump menyebut bahwa Amerika Serikat dan China akan memiliki “masa depan yang fantastis bersama.” Kedua pemimpin saling bertukar pandangan dalam suasana yang hangat, meskipun di baliknya tersimpan dinamika geopolitik yang kompleks.

Pembicaraan tersebut berlangsung setelah seremoni penyambutan megah untuk Trump digelar di Aula Besar Rakyat, Beijing, pada pagi harinya. Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi seorang presiden AS ke China dalam satu dekade terakhir. Trump sendiri terakhir kali menginjakkan kaki di Beijing pada 2017, saat masa jabatan pertamanya.

Dalam sambutannya, Xi mengaku “senang” dapat kembali menyambut Trump. Ia juga menekankan bahwa pertemuan kali ini berlangsung di saat dunia tengah berada di persimpangan jalan yang baru. Menurut Xi, stabilitas hubungan China dan AS merupakan anugerah bagi dunia.

“Kerja sama menguntungkan kedua belah pihak, sementara konfrontasi merugikan keduanya. Kita seharusnya menjadi mitra dan bukan rival,” ujar Xi kepada Trump dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Trump menyebut pertemuan dengan Xi sebagai suatu kehormatan. “Suatu kehormatan bisa berada bersama Anda. Suatu kehormatan menjadi teman Anda, dan hubungan antara China dan AS akan lebih baik dari sebelumnya,” kata Trump dalam pertemuan yang digelar di Aula Besar Rakyat tersebut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar