TABLOIDBINTANG.COM Perjalanan film horor Tiba-Tiba Setan menuju angka 1 juta penonton makin mendebarkan. Benar-benar seperti adegan klimaks di filmnya sendiri.
Sampai hari ketujuh penayangan, produksi Ess Jay Studios ini sudah mengumpulkan 850.058 penonton. Lumayan, kan? Artinya, mereka cuma butuh sekitar 149.942 orang lagi untuk mencapai angka prestisius itu. Satu juta penonton sebuah tolok ukur yang sering dipakai buat ngukur sukses nggaknya film Indonesia di bioskop.
Tapi, jalan menuju ke sana nggak semulus yang dibayangkan.
Mulai hari ini, persaingan di bioskop Tanah Air mendadak panas. Tiga film Indonesia baru tayang serentak: Dilan ITB 1997, Kupeluk Kamu Selamanya, dan Ikatan Darah. Bayangin aja, dalam satu hari, tiga judul langsung meramaikan pasar. Pasti ada perebutan layar dan jam tayang.
Menurut sejumlah pengamat, kehadiran mereka diprediksi bakal membagi perhatian penonton. Bahkan, salah satu dari ketiganya disebut-sebut punya potensi besar menyedot penonton di hari pertama. Kalau itu terjadi, laju Tiba-Tiba Setan di bioskop bisa tergerus. Serius.
Namun begitu, jangan buru-buru menyimpulkan. Peluang Tiba-Tiba Setan buat nembus satu juta penonton masih terbuka lebar. Coba lihat catatan harian mereka sebelumnya rata-rata perolehan penontonnya cukup stabil. Target tambahan sekitar 150 ribu orang itu bukan sesuatu yang mustahil. Apalagi kalau film ini masih kebagian jatah layar dan jadwal tayang yang banyak.
Faktor word of mouth juga bisa jadi penentu. Kalau respons penonton tetap positif misalnya, orang-orang masih ngomongin film ini di grup WhatsApp atau Twitter bukan nggak mungkin Tiba-Tiba Setan malah bertahan di tengah gempuran rilisan baru. Kadang, film horor punya umur panjang kalau ceritanya bikin penasaran.
Jadi, pertanyaannya sekarang: apakah Tiba-Tiba Setan mampu menuntaskan langkah terakhirnya menuju satu juta penonton? Atau justru harus melambat, kalah seru oleh serbuan film-film baru yang datang bertubi-tubi? Kita lihat saja.
Artikel Terkait
Ahmad Luthfi Jalin Komunikasi dengan Serikat Buruh Jelang May Day demi Jaga Kondusivitas
Ditjen Pajak Relaksasi Pelaporan SPT Tahunan Badan, Batas Akhir Mundur ke 31 Mei 2026
Truk Tronton Rem Blong di Flyover Slipi, Tabrak Beton Pembatas hingga Rusak
Batas Akhir Pelaporan SPT Tahunan 31 Maret, DJP Catat 12,6 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor