Mahasiswi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Sempat Kirim Pesan ke Ayah Sebelum Meninggal

- Rabu, 29 April 2026 | 07:45 WIB
Mahasiswi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Sempat Kirim Pesan ke Ayah Sebelum Meninggal

Gita Septia Wardani, 21 tahun, jadi salah satu korban kecelakaan antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Sebelum kejadian nahas itu, dia sempat ngirim pesan ke ayahnya. Isinya? Katanya, sepuluh menit lagi dia bakal sampai di Cibitung.

Cerita ini disampaikan kakek Gita, Rajihun, yang umurnya 63 tahun. Waktu itu dia lagi nyari cucunya di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) kemarin. Rajihun bilang, Gita sempat chat ayahnya lewat WhatsApp. Bunyi pesannya, "Pak, 10 menit lagi saya sampai Cibitung."

Nah, ayah Gita udah nunggu di Stasiun Cibitung. Tapi Gita, yang baru pulang kuliah, nggak kunjung datang. Ponselnya juga nggak bisa dihubungi. "Tapi kok setelah bapaknya jemput di Stasiun Cibitung, ternyata kereta kecelakaan," kata Rajihun dengan nada prihatin.

Rajihun udah berusaha nyari ke beberapa rumah sakit di Bekasi. Mulai dari RS Plumbon, RSUD Cibitung, Bella Bekasi Timur, RS Primaya Bekasi Timur, sampai RSUD Bekasi. Tapi nama Gita belum ketemu di daftar korban. "Saya sudah berusaha mencari di beberapa rumah sakit yang di-share di grup WA, dan sekarang di RSUD Bekasi pun tidak ada. Jadi saya harus mencari ke mana gitu," jelasnya, agak bingung.

Di sisi lain, barang-barang Gita malah udah ketemu. Tas berisi dompet dan perlengkapan lainnya ditemukan di Stasiun Bekasi Timur masih utuh. "Barang korban itu memang ada di posko Bekasi Timur, tasnya semua utuh. Jadi korban ini terlepas dari tas. HP, dompet, dan payung," ucap Rajihun.

Orang tua Gita sendiri, menurut Rajihun, lagi di rumah. Syok berat. "Syok, hanya di rumah hanya menunggu kabar dari saya," katanya.

Sebagai informasi, total 15 jenazah korban kecelakaan ini udah teridentifikasi di sejumlah rumah sakit di Bekasi dan Jakarta. Sepuluh di antaranya di RS Polri, Kramat Jati. "Pada pukul 14.00 WIB, telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban, dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi," kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, Selasa (28/4).

Ini daftar 15 jenazah yang udah teridentifikasi:

RS Polri Kramat Jati:
1. Tutik Anitasari (P/31)
2. Harum Anjasari (P/27)
3. Nur Alimantun Citra Lestari (P/19)
4. Farida Utami (P/52)
5. Vica Acnia Fratiwi (P/23)
6. Ida Nuraida (P/48)
7. Gita Septia Wardany (P/20)
8. Fatmawati Rahmayani (P/29)
9. Arinjani Novita Sari (P/25)
10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna (P/32)

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar