Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran lagi-lagi mentok. Belum ada titik terang. Apalagi setelah proposal baru Iran soal Selat Hormuz bikin Presiden Donald Trump gerah.
Menurut laporan yang beredar, Trump sudah dapat penjelasan soal proposal itu dalam rapat di Situation Room Gedung Putih, Senin (27/4) kemarin. Isinya? Iran mau membuka kembali Selat Hormuz. Tapi ada syaratnya: AS harus mencabut blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan mereka.
Nah, yang menarik atau mungkin mengkhawatirkan proposal ini sama sekali tidak menyinggung program nuklir Teheran. Setidaknya itu yang dikatakan sejumlah pejabat dari kedua negara.
Jadi apa sebenarnya yang bikin Trump tidak suka? Sulit ditebak secara persis. Tapi yang jelas, sejak lama dia ngotot pada dua tuntutan nuklirnya. Dan proposal Iran itu, ya, tidak menyentuh sama sekali soal itu.
Seorang pejabat AS yang tidak mau disebut namanya bilang, kalau sampai proposal itu diterima, artinya Trump secara terbuka mengakui kekalahan. Bayangkan saja.
"Amerika Serikat tidak akan bernegosiasi melalui pers. Kami sudah menjelaskan batasan-batasan kami dengan jelas. Presiden hanya akan membuat kesepakatan yang baik bagi rakyat Amerika dan dunia," kata juru bicara Gedung Putih, Olivia Wales, kepada NYT. Tegas.
Proposal baru Iran ini pertama kali diungkap media AS, Axios, pada Minggu (26/4) waktu setempat. Laporan itu muncul tak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dikabarkan menyerahkan proposal tersebut kepada mediator Pakistan.
Menurut Axios, isi proposalnya kurang lebih begini: Iran mengusulkan perpanjangan gencatan senjata entah untuk jangka waktu lama atau malah permanen. Sementara perundingan nuklir baru akan dimulai kalau Selat Hormuz sudah dibuka dan blokade laut AS dicabut.
Di sisi lain, AS punya tuntutan sendiri. Mereka ingin Iran menangguhkan pengayaan uranium setidaknya selama satu dekade. Juga memindahkan pasokan uranium yang sudah diperkaya dari negara itu. Tapi sampai sekarang, Teheran belum juga menerima secara resmi.
Jadi ya, masih panjang jalannya.
Artikel Terkait
Sidang Perdana Empat Tentara Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Digelar
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan dari Kemensos atas Dedikasi Penanggulangan Bencana
Bayern Munchen Takluk 4-5 dari PSG di Semifinal Liga Champions, Kompany Yakin Balik ke Allianz Arena
Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: 15 Tewas, DPR Soroti Perlintasan Sebidang dan Sistem Persinyalan KA