Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi lintas sektoral hari ini. Acaranya digelar khusus untuk memitigasi risiko dampak eskalasi global baik terhadap stabilitas ekonomi maupun keamanan dalam negeri. Rapat ini berlangsung di Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa, 28 April 2026.
Yang hadir lumayan banyak. Beberapa menteri Kabinet Merah Putih tampak hadir, misalnya Menteri ESDM, Menteri Pertanian, dan Menteri Tenaga Kerja. Selain itu ada juga pimpinan lembaga seperti Kepala BPS, Ketua Dewan Komisioner OJK, Deputi Gubernur BI, sampai perwakilan dari Kemendagri dan Pertamina. Semua duduk satu meja.
Di sisi lain, Kapolri didampingi Wakapolri dan jajaran Pejabat Utama Mabes Polri termasuk Astamaops, Astamarena, dan para Kepala Divisi. Suasananya, kata sejumlah sumber, cukup serius tapi tetap cair.
Nah, dalam keterangannya, Jenderal Sigit bilang pertemuan ini tujuannya untuk menyamakan persepsi. Soalnya, situasi global sedang tidak menentu. Fokus utamanya adalah menjaga capaian pemerintah terutama pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil. Bukan perkara mudah memang.
“Secara umum tadi kami mendapatkan gambaran dari para pemangku kebijakan, dalam hal ini para pimpinan lembaga, menteri Kabinet Merah Putih, dan juga Kepala Badan. Yang secara umum tentunya ini menjadi penting dan strategis untuk kita bersama-sama menjaga apa yang saat ini sudah bisa dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia,” ujar Jenderal Sigit.
Kapolri juga menekankan komitmen Polri. Katanya, mereka bakal mendukung penuh program kebijakan yang tertuang dalam Asta Cita. Semua harus tetap jalan meskipun dunia lagi penuh ketidakpastian.
“Khususnya dalam menjaga agar pertumbuhan ekonomi kita yang saat ini sudah berada di angka 5 persen dan pemerintah terus mendorong agar ini terus tumbuh, ditambah dengan program-program kebijakan yang ada di Asta Cita. Ini terus bisa berjalan. Dan kita memitigasi berbagai macam risiko yang akan timbul. Alhamdulillah, dengan gambaran yang kami peroleh, maka kita tentunya memiliki gambaran untuk kemudian melakukan mitigasi terhadap berbagai macam isu ke depan,” jelas Kapolri.
Begitulah. Rapat ini memang terasa krusial di tengah situasi global yang lagi panas-panasnya. Semoga saja hasilnya benar-benar bisa dirasakan.
Artikel Terkait
Kemendikdasmen Ubah Sistem Pencairan Tunjangan Profesi Guru dari Triwulanan Menjadi Bulanan
Pertemuan Purnawirawan TNI Dinilai Jadi Kanal Informal Jaga Stabilitas Politik, Absennya SBY dan Luhut Tuai Sorotan
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Komandan Hamas dan Bocah 9 Tahun
Jenazah Karyawan Kompas TV Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Teridentifikasi