RSHS Bandung Beberkan Kronologi Bayi Nyaris Tertukar, Keluarga Kirim Somasi

- Kamis, 16 April 2026 | 11:35 WIB
RSHS Bandung Beberkan Kronologi Bayi Nyaris Tertukar, Keluarga Kirim Somasi
Kronologi Bayi Nyaris Tertukar di RSHS

Suasana haru dan cemas pasti menyelimuti Nina Saleha. Bayinya nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, usai menjalani perawatan. Karena kejadian itu, ia pun akhirnya mengirim somasi ke rumah sakit tersebut. Menanggapi hal ini, pihak RSHS akhirnya angkat bicara dan membeberkan kronologinya.

Menurut Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, semuanya berawal saat ibu bayi, Ny NS (Nina Saleha), datang berobat pada 5 April 2026. Saat itu, bayinya menunjukkan gejala kuning di beberapa bagian tubuh. Si kecil kemudian mendapat penanganan medis yang diperlukan dan dirawat di NHCU selama tiga hari.

“Tanggal 8 April bayi Ny NS sudah mengalami perbaikan, sehingga direkomendasikan untuk bisa dipulangkan. RSHS telah menghubungi Ny NS dan Ny NS hadir pada hari itu,” jelas Rachim.

“Pada pagi hari, sudah terbangun komunikasi antara petugas kami dengan Ny NS untuk dilakukan edukasi dan identifikasi ulang mengenai anaknya yang akan pulang,” tambahnya.

Nah, di sinilah masalah mulai muncul. Sebelum diserahkan, petugas mempersiapkan segala kebutuhan bayi. Rachim menyebut, saat itu ada dua bayi yang akan pulang dan menunggu di ruangan yang sama. Akses ruangan itu memang tidak sembarangan, tapi saat itu di dalamnya ada dua pasangan suami istri yang sedang menunggu.

“Di mana saat petugas akan menyerahkan bayi Ny NS. Ny NS tidak ada di tempat. Petugas kami menanyakan kepada pasien yang lain dan pasien lain menyatakan jika Ny NS sedang meninggalkan ruangan NHCU,” ungkapnya.

Kekacauan pun terjadi. Bayi Nina sudah waktunya diberi susu. Sementara itu, pasien lain tiba-tiba bertanya beberapa hal kepada petugas. Alhasil, perhatian petugas teralihkan.

“Sehingga petugas kami terdistraksi menyerahkan bayi Ny NS kepada ibu dari pasien lain,” akunya.

Untungnya, kesalahan itu cepat disadari. Bayi tersebut langsung diambil kembali oleh petugas sebelum sempat terjadi hal yang tidak diinginkan. “Kemudian petugas kami ambil susu untuk bayi Ny NS, belum tiba di ruangan susu, petugas kami mengambil bayi tersebut dari ibu pasien yang lain agar ada dalam pengawasannya kembali dan menyerahkan bayi tersebut kepada Ny NS,” tutur Rachim.

Menurut pihak rumah sakit, masalah ini sebenarnya sudah diselesaikan di tempat. “Dengan demikian kami berpandangan masalah ini sebenarnya sudah selesai melalui penjelasan dari petugas kami di ruangan NHCU,” ujarnya.

“Petugas kami sudah minta maaf atas ketidaknyamanan tersebut,” pungkas Rachim menegaskan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar