Percakapan serius antara Trian dan Andra di rumah itu benar-benar memicu segalanya. Mereka membahas kasus Herlina, dan suasana pun langsung berubah. Lalu, Andra melontarkan pertanyaan yang menusuk. Sebuah pertanyaan yang mungkin sudah lama ingin dia keluarkan.
"Kalau Mama terbukti bersalah, apa kamu masih mau anggap aku adik?"
Trian terdiam. Sepi yang panjang. Di depannya ada dua pilihan yang sama-sama berat: ikatan darah atau keharusan untuk mencari kebenaran. Dia seperti terjepit.
Sementara itu, di tempat lain, Trian juga menyempatkan diri ke rumah sakit. Dia menjenguk Cahyadi. Pertemuan mereka penuh dengan emosi yang tertahan. Cahyadi, dengan suara lemah, mengakui segala kekurangannya.
"Ayah minta maaf. Selama ini, Ayah belum bisa jadi ayah yang baik untukmu."
Artikel Terkait
Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka
ITB Soroti Pentingnya Kombinasi FTTH dan FWA untuk Pemerataan Internet
Bareskrim Ungkap Modus Penimbunan dan Jual Gelap BBM Subsidi ke Industri
Polisi Amankan Pria Diduga Pengedar Ribuan Butir Obat Keras di Bogor