3.227 Personel Amankan Perayaan Semana Santa 2026 di Larantuka

- Sabtu, 04 April 2026 | 08:45 WIB
3.227 Personel Amankan Perayaan Semana Santa 2026 di Larantuka

Larantuka, Flores Timur suasana sakral Semana Santa tahun ini kembali menyelimuti kota. Di tengah ribuan peziarah yang berdatangan, ada satu hal yang tak kalah mencolok: kehadiran ribuan personel keamanan. Tepatnya, 3.227 anggota gabungan diterjunkan Polda NTT untuk Operasi Semana Santa Turangga 2026. Mereka tak cuma berdiri berjaga. Tugas mereka lebih dari itu: memastikan ketenangan dan kekhusyukan perayaan Paskah benar-benar terasa oleh setiap umat.

Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, dengan tegas menyatakan operasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara. “Kami ingin memastikan setiap umat bisa beribadah dengan aman dan khusyuk,” ujarnya di Flores Timur, Jumat (3/4/2026).

“Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar soal pengamanan. Ini tentang menghadirkan rasa tenang dan kepedulian. Itulah semangat ‘Polda NTT Penuh Kasih’ yang kami usung.”

Angka 3.227 personel itu sendiri merupakan gabungan dari 1.319 anggota Polri dan 1.908 personel dari berbagai instansi. Mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan dan BPBD. Bahkan melibatkan pemuda lintas agama. Ini jelas bukan operasi biasa. Lebih tepat disebut gerakan kolektif, sebuah ikhtiar bersama menjaga kedamaian momen spiritual yang amat berharga.

Fokus utama tentu saja di Larantuka. Kota ini memang sudah mendunia berkat tradisi Semana Santa-nya. Tak heran, dari total personel, sebanyak 985 orang disiagakan penuh di sini. Mereka mengawal setiap prosesi, baik di darat maupun laut, yang selalu sarat dengan emosi dan makna spiritual mendalam.

Operasi ini berlangsung cukup panjang, selama 15 hari penuh dari 1 hingga 15 April 2026. Jangkauannya luas: mengamankan 1.113 gereja serta titik-titik prosesi di Flores Timur dan Kota Kupang. Untuk mendukung itu, dibangun 85 pos di lokasi strategis. Pos-pos ini fungsinya beragam, mulai dari pusat komando, pelayanan, hingga tempat meminta pertolongan darurat.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar