"Utamanya yang masih menempuh perjalanan cukup jauh, agar betul-betul hati-hati. Rest area, buffer zone, sudah disiapkan oleh pemerintah, manfaatkan dengan baik,"
tegasnya.
Pesan itu jelas: jangan paksakan diri jika lelah. Beristirahatlah dulu. "Sehingga pada saat kondisi kembali pulih, kembali fit, silakan melanjutkan perjalanan sehingga semuanya betul-betul bisa sampai tujuan dengan selamat," imbuh Sigit.
Dari data yang dihimpun hingga Sabtu pagi, arus balik terpantau sudah melampaui puncaknya. Sekitar 2,5 juta kendaraan tercatat telah kembali ke Jakarta. Yang masih berada di perjalanan tinggal sekitar 13 persen, atau setara 385 ribu kendaraan.
"Artinya secara umum kita melihat bahwa puncak arus balik sudah kita lewati," kata Sigit. "Mudah-mudahan ini semua bisa terus kita jaga dan kelola sehingga masyarakat yang mudik dan balik bisa menikmati perjalanan dan sampai di rumah dengan selamat."
Harapan yang sederhana, tapi berarti segalanya di tengah hiruk-pikuk arus balik.
Artikel Terkait
Wisatawan Tewas Tersambar Petir Saat Mandi di Pantai Lumajang
Wisatawan Tewas Tersambar Petir Saat Mandi di Pantai Bambang, Lumajang
Gelombang Arus Balik Lebaran Tiba di Bandung, 22 Ribu Pemudik Sudah Kembali
Ushuaia, Kota Paling Selatan di Dunia yang Jadi Gerbang Menuju Antartika