Liburan Nyepi dan Lebaran Dongkrak Okupansi Hotel di Badung Hampir 80 Persen

- Minggu, 22 Maret 2026 | 19:45 WIB
Liburan Nyepi dan Lebaran Dongkrak Okupansi Hotel di Badung Hampir 80 Persen

Liburan Nyepi dan Lebaran tahun ini ternyata cukup menghangatkan suasana di hotel-hotel Badung, Bali. Menurut Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat, angka hunian kamar rata-rata nyaris menyentuh 80 persen. Lumayan, bukan?

“Libur periode Nyepi dan Idul Fitri masih lumayan, rata-rata 80 persen,” ujar Sekretaris PHRI Badung, Gede Nick Sukarta, pada Minggu lalu.

Kalau dibandingin dengan hari-hari biasa, angkanya naik cukup signifikan, sekitar 10 sampai 15 persen. Tren positif ini terlihat di sejumlah kawasan favorit seperti Seminyak, Kuta, Nusa Dua, dan tentu saja Canggu yang lagi happening. Jadi, meski lagi masuk musim sepi atau low season, geliat pariwisata tetap terasa berkat momen hari besar keagamaan ini.

Di sisi lain, proyeksi juga datang dari pihak pengelola kawasan. I Made Agus Dwiatmika, General Manager PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) the Nusa Dua, memperkirakan tiga hotel dalam grup InJourney bakal jadi penyumbang okupansi tertinggi di Bali. Mereka memprediksi kenaikan sekitar sembilan persen, sehingga total hunian bisa mencapai 57 persen.

Bukan cuma hotel, tingkat kunjungan ke kawasan wisata premium Badung sendiri diproyeksi bisa tembus 61,25 persen. Angka-angka ini cukup masuk akal mengingat Badung memang jantungnya pariwisata Bali. Data BPS Bali tahun 2024 menunjukkan, dari 593 hotel berbintang di seluruh Bali, 417 di antaranya berkumpul di Badung dengan total kamar hampir 48.300 unit. Belum lagi hotel non-bintangnya yang jumlahnya lebih dari seribu.

Nah, geliat ini mungkin juga didorong oleh kebijakan pemerintah. Sebelum liburan panjang, ada sejumlah paket stimulus yang digelontorkan untuk mendongkrak daya beli, termasuk di sektor pariwisata. Ada diskon tiket transportasi yang cukup menggoda: potongan hingga 30% untuk kereta, kapal, dan tol. Tiket pesawat domestik kelas ekonomi juga dapat diskon 17-18 persen, sementara jasa penyeberangan laut malah digratiskan sama sekali. Kebijakan seperti ini jelas bikin orang makin semangat jalan-jalan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar