Heru juga menyebut upaya pengaturan laju kendaraan ke pelabuhan cadangan.
"Kami sempat memakai Pelabuhan Indah Kiat sebagai kantong parkir. Sekarang sudah kosong lagi. Ini berkat koordinasi yang solid antara ASDP, kepolisian, dan Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan tahun ini, ASDP punya strategi lain: tiket satu harga. Kebijakan ini berlaku untuk semua kapal, baik eksekutif maupun reguler. Intinya, menghilangkan pilihan.
"Dengan single ticketing ini, masyarakat nggak bisa lagi pilih-pilih kapal," jelas Heru.
"Mereka yang datang ke Merak akan langsung kami distribusikan ke dermaga mana saja yang siap. Yang penting, penyeberangan ke Bakauheni bisa berjalan lebih cepat dan merata. Sampai sini, ya langsung disebrang."
Artikel Terkait
Polres Bogor Serahkan Tiga Unit Pertama Rumah ASRI untuk Warga Kurang Mampu
Ditjen Pajak: Baru 55,7% Wajib Pajak yang Lapor SPT Tahunan Jelang Libur Panjang
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Bundaran HI untuk Acara Eid Mubarak Jakarta
Bek Persib Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Persiapan Play-off Piala Dunia